alexametrics

Deontay Wilder Bersumpah Bikin Wajah Tyson Fury Bersimbah Darah

loading...
Deontay Wilder Bersumpah Bikin Wajah Tyson Fury Bersimbah Darah
Deontay Wilder Bersumpah Bikin Wajah Tyson Fury Bersimbah Darah/Sky Sports
A+ A-
LAS VEGAS - Deontay Wilder kembali menegaskan ancamannya untuk melukai wajah Tyson Fury hingga bersimbah darah dalam duel ulang pada 22 Februari mendatang. Juara bertahan Kelas Berat WBC itu mengasah pukulan mautnya untuk merobek bekas luka di mata kanan Fury.
Wilder mengungkapkan skenario melukai mata kanan Fury yang sebelumnya robek saat dihajar petinju Swedia, Otto Wallin tahun lalu. "Aku akan mengeksplorasi hal-hal yang dilakukan Wallin. Begitu terbuka dan darah membasahi wajahnya, aku mungkin akan mengalaminya. Tidak apa-apa. Aku akan menerimanya. Kita akan melihat apakah mereka terus berjuang,’’ujar Wilder.

Saat duel dengan Wallin, kondisi mata kanan Fury terus mengeluarkan darah segar hingga ronde terakhir. Namun, wasit tidak menghentikan pertarungan. Hingga akhirnya Fury dinyatakan menang angka atas Wallin.

’’Dengan mata terpotong lagi, dan darah di wajahnya, terserah dokter untuk mengambil keputusan. Kita sudah tahu sikapku, tingkah laku saya, apa yang harus saya lakukan. Saya tidak bermain-main sama sekali,"ancamnya.



Petinju berjuluk The Bronze Bomber itu pun mengomentari jika Fury dimenangkan karena tahu akan bertarung ulang dengannya. "Saya merasa pertarungan seharusnya dihentikan, dengan luka yang begitu lebar dan dalam. Tetapi saya mengerti dia memiliki pertarungan besar dengan saya. Dia diselamatkan karena ada pertarungan yang terjadi sekarang,’’kata Wilder.

Sehari sebelumnya, Fury mengungkapkan sudah mengantisipasi rencana Wilder yang mengincar mata kanannya saat duel ulang nanti. Mantan juara dunia Kelas Berat tersebut akan meladeni ancaman Wilder dengan menegaskan ambisinya untuk memukul rivalnya dalam dua ronde.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak