30 Pengprov PB Muaythai Indonesia Desak Penyelenggaraan Munaslub

Sabtu, 04 April 2026 - 13:52 WIB
loading...
30 Pengprov PB Muaythai...
Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), La Nyalla Mahmud Mattalitti di Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Foto: Dok. Media KONI Jatim
A A A
JAKARTA - Sebanyak 30 Pengurus Provinsi (Pengprov) Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) mendesak penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Desakan itu muncul untuk mengevaluasi kepemimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Dinamika kepemimpinan di tubuh PB MI periode 2022–2026 mencapai titik kritis. Para pengurus provinsi menilai kepemimpinan PB MI saat ini telah menyimpang dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Beberapa poin krusial yang menjadi landasan mosi tidak percaya tersebut meliputi, Pengambilan Keputusan Sepihak dan Kepemimpinan dinilai tidak partisipatif dan sering mengabaikan aspirasi daerah.

Gelombang mosi ini berasal dari mayoritas wilayah Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua. Surat resmi tersebut juga telah ditembuskan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Merespons situasi ini, Bidang Hukum PB MI, Zulkifli Lubis, SH, menegaskan bahwa mosi tidak percaya merupakan hak konstitusional anggota. Sebagaimana diatur di AD/ART PB MI. Dengan adanya permintaan dari 30 Pengprov, maka PB MI wajib menyelenggarakan Munaslub berdasarkan ketentuan pasal AD/ART PB MI jelas Zulkifli.

Senada dengan hal itu, Bayu Rifwanda selaku Bidang Organisasi PB MI mengakui adanya hambatan serius dalam tata kelola organisasi. Situasi tersebut, kata Bayu, berdampak pada pembinaan atlet hingga agenda kompetisi yang tidak berjalan efektif.

“Sejumlah program pembinaan atlet, juri, hingga agenda kompetisi tidak berjalan efektif. Permintaan mekanisme organisasi yang transparan dan demokratis melalui Munaslub ini harus diakomodir agar arah pembinaan kembali fokus pada peningkatan prestasi atlet," ungkap Bayu dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).

Ketua MI Provinsi Maluku Utara, Abdul Halim Amrudani, SE, yang bertindak sebagai perwakilan Pengprov, menyatakan mengapa pihaknya ikut mendesak segera dilakukan Munaslub. Menurutnya, ini semua dilakukan demi masa depan Muaythai Indonesia.

“Kami dari seluruh Pengprov Muaythai se-Indonesia menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan La Nyalla di PB Muaythai Indonesia saat ini. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh provinsi yang merasa aspirasinya tidak diakomodir. Ini adalah langkah darurat demi menyelamatkan organisasi dan masa depan atlet Muaythai Indonesia," tegas Halim.

Para pengurus daerah berharap kemelut ini segera diselesaikan secara bijaksana melalui Munaslub. Hal tersebut guna melahirkan kepemimpinan baru yang lebih profesional dan solid demi kemajuan Muaythai Indonesia di kancah internasional.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tyson Fury Jatuhkan...
Tyson Fury Jatuhkan Kickboxer sampai Terlentang di Kanvas
Kisah Cinta Rodtang...
Kisah Cinta Rodtang Jitmuangnon: Dapat Hidayah Jadi Mualaf Lewat sang Istri
Mengenal Jake Peacock,...
Mengenal Jake Peacock, Putra Legenda Chelsea yang Terlahir Satu Tangan Kini Jadi Petarung Muay Thai
Biodata Rodtang Jitmuangnon,...
Biodata Rodtang Jitmuangnon, Petarung Muay Thai Paling Ditakuti Asal Thailand Kini Memeluk Islam
Biodata Johan Ghazali,...
Biodata Johan Ghazali, Petarung Remaja Calon Juara Dunia Muay Thai Masa Depan
Manny Pacquiao Comeback...
Manny Pacquiao Comeback Mengejutkan Lawan Jagoan Muay Thai
Sinopsis Ziam, Film...
Sinopsis Ziam, Film Zombie Thailand dengan Aksi Muay Thai
Istri Jenderal Andika...
Istri Jenderal Andika Perkasa Bernostalgia di Makodiklatad, Ingat Latihan Muaythai
Pakai Uang Hadiah, Peraih...
Pakai Uang Hadiah, Peraih Medali Emas PON XX Papua Susanty Ndapataka Akhirnya Bisa Kuliah
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Lolos Dramatis Lagi Taegeuk Warriors?
Bernardo Tavares Jadi...
Liga Indonesia
Bernardo Tavares Jadi Faktor Utama Ricky Pratama Gabung Persebaya Surabaya
Arlyansyah Abdulmanan...
Liga Indonesia
Arlyansyah Abdulmanan Antusias Shin Tae-yong Dikontrak Persija Jakarta untuk 3 Tahun
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved