Pol Espargaro Kecele Omongon Lin Jarvis

loading...
Pol Espargaro Kecele Omongon Lin Jarvis
Pol Espargaro masih menyimpan dendam pada Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, lantaran dirinya merasa dibohongi ketika dia tidak menepati janjinya untuk memberikan tempat di tim pabrikan Jepang pada 2017 lalu / Foto: MotoGP
MISANO - Pol Espargaro masih menyimpan dendam pada Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, lantaran dirinya merasa dibohongi ketika dia tidak menepati janjinya untuk memberikan tempat di tim pabrikan Jepang pada 2017 lalu. Akibatnya, pembalap Spanyol itu kehilangan peluang untuk bergabung dengan tim Suzuki.

Pada 2014, Espargaro bergabung dengan tim Satelit Yamaha Tech3. Di tahun yang sama, dia mendapatkan tawaran dari tim Suzuki yang berniat untuk kembali ke MotoGP pada 2015. (Baca juga: Valentino Rossi Sudah Tak Bergairah Berpacu di MotoGP 2020)

Espargaro lantas meminta izin pada Jarvis untuk hengkang, namun dia justru merayunya utnuk bertahan dengan alasan Valentino Rossi akan segera pensiun dan Yamaha tengah mencari pembalap muda berbakat.

Espargaro pun digadang-gadang masuk sebagai kandidat. Rayuan itulah yang membuat pembalap berusia 29 tahun itu memilih bertahan dan Suzuki akhirnya menggaet kakak kandungnya Aleix serta Maverick Vinales. (Baca juga: Vinales Emoh Pikirkan Soal Persaingan Juara Dunia MotoGP 2020)



"Saat Suzuki kembali ke MotoGP, saya dapat tawaran untuk bergabung dengan mereka, dan kontraknya sama dengan yang ditandatangani kakak saya. Saya pun bicara dengan Lin, yang meminta saya bertahan di tim satelit karena Vale akan pensiun dan Yamaha butuh rider muda. Tapi Lin membantah hal ini di jumpa pers, dan bikin saya sakit hati," ujar Espargaro saat berbicara di Mundo Deportivo dikutip dari Corsedimoto, Selasa (22/9/2020).

"Saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa jika pabrikan lain memasuki kejuaraan dan saya memiliki kesempatan untuk masuk, saya tidak akan berpikir dua kali," pungkas Espargaro.
(mirz)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top