Kecewa Pengaruhi Keputusan Dovizioso Pamit dari Ducati dan MotoGP

loading...
Kecewa Pengaruhi Keputusan Dovizioso Pamit dari Ducati dan MotoGP
Kolaborasi Andrea Dovizioso dan tim Ducati berakhir di musim ini, setelah delapan tahun yang panjang. Pembalap berjuluk Little Dragon itu juga pamit dari kejuaraan dunia MotoGP lantaran tidak mendapatkan tawaran dari tim lain / Foto: Corsedimoto
BOLOGNA - Kolaborasi Andrea Dovizioso dan tim Ducati berakhir di musim ini, setelah delapan tahun yang panjang. Pembalap berjuluk Little Dragon itu juga pamit dari kejuaraan dunia MotoGP lantaran tidak mendapatkan tawaran dari tim lain untuk mengendarai kuda besi pada tahun depan.

Selama bersama Ducato, Tiga kali runner up MotoGP sudah mengumpulkan 14 kemenangan dan enam posisi terdepan. Tapi kekecewaan yang begitu besar membuat Dovi memutuskan untuk tidak melanjutkan masa depannya bersama Ducati.

Di musim ini, Dovizioso hanya mampu menempati posisi keempat pada klasemen sementara MotoGP. Terlepas dari pengalaman Dovi dan chief engineernya Alberto Giribuola, tak ada yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan semua potensi pengereman, kelebihan dari pembalap kelahiran 1986 itu. (Baca juga: Tak Ada yang Abadi di Dunia, Termasuk Valentino Rossi )

Ada ketidaksesuaian yang harus diikuti dalam evolusi Merah. Ketika Dovi mengajukan permintaan, dia mendapati dirinya berada di depan tembok yang tidak bisa dilewati, ia tidak pernah merasa cukup dimanjakan setelah delapan tahun mengabdi pada tim asal Italia tersebut. (Baca juga: Cuti dari MotoGP, Dovizioso Tekuni Hobi Motorcross )



"Sulit untuk mengingat situasi delapan dan tujuh tahun lalu. Tapi saya bisa mengingatnya dengan baik. Makanya saya bisa bilang saya sangat senang. Kami tidak berhasil memenangkan gelar, tetapi kami memiliki peluang yang sempurna," ungkap Dovizioso dikutip dari Corsedimoto, Jumat (27/11/2020).

"Saya lebih bahagia dari orang lain di Ducati. Ini mengecewakan karena kami tidak merayakan tiga tahun spesial yang kami miliki dan kami melihatnya sebagai sesuatu yang normal. Saya tidak senang dengan itu. Saya kecewa. Kekecewaan mempengaruhi keputusan," imbuh Dovi.

Dovi tak hanya berpamitan dengan tim Ducati dan MotoGP saja. Dia juga ditinggal chief engineernya. Giribuola akan bergabung dengan juara Moto2, Enea Bastianini di tim Avintia.



Tentunya kekurangan Dovizioso merupakan kabar yang sangat menyedihkan. "Saya akan merindukan caranya mendekati akhir pekan, sangat tepat dan teknik. Saya tidak akan melewatkannya ketika angin mulai bertiup dan mulai mengerang. Atau ketika segala sesuatunya mulai berjalan salah dan kita kehilangan ketenangan pikiran (tertawa, red). Kami menjalani beberapa momen indah, itu akan menjadi kenangan indah yang akan selalu saya bawa. Air mata tidak lepas, karena saya tahu saya akan sering melihatnya," pungkas Giribuola.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top