Morbidelli Ternyata Tidak Mengidolakan Valentino Rossi
Senin, 04 Januari 2021 - 13:35 WIB
loading...
Franco Morbidelli dan Valentiono Rossi berbincang disela latihan di Motor Ranch VR46, Tavullia, Italia.
A
A
A
ROMA - Franco Morbidelli memang sangat mengagumi pembalap veteran Valentino Rossi yang sekarang menjadi rekannya di tim Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021 . Namun siapa sangka, mentornya itu bukan idola pertamanya pada ajang balap.
Morbidelli ternyata sangat kagum dengan legenda Formula 1 asal Brasil Ayrton Senna. Kesukaannya itu karenakan ibunya yang merupakan orang Brasil, selalu menempelkan poster Senna di dalam kamarnya. Hal itu juga yang membuatnya selama bertahun-tahun selalu menggunakan desain helm yang mereprsentasikan bendera Italia dan Brasil.
Baca juga : Mick Doohan Kecewa Dovizioso Pilih Cuti ketimbang Jadi Pembalap Penguji
“Saya mencintai Ayrton Senna. Dia adalah salah satu idola terbesar saya dan seorang Brasil. Saya juga memiliki hubungan dekat dengan negara ini. Saya selalu suka cerita tentang bagaimana ibu saya menggantungkan poster Ayrton di atas tempat tidur ketika saya lahir. Saya selalu membawa poster ini setiap saya pindah. Saya melihat Ayrton setiap saya mau tidur dan bangun,” kata Morbidelli dilansir motorsport-total.
Ada satu hal yang sangat disesali oleh Morbidelli yang merupakan keturunan ayah dari Italia dan ibu dari Brasil ini. Saat lahir pada 4 Desember 1994, Ayrton Senna sudah meninggal akibat kecelakan fatal saat balapan di GP San Marino, 1 Mei 1994.
Morbidelli ternyata sangat kagum dengan legenda Formula 1 asal Brasil Ayrton Senna. Kesukaannya itu karenakan ibunya yang merupakan orang Brasil, selalu menempelkan poster Senna di dalam kamarnya. Hal itu juga yang membuatnya selama bertahun-tahun selalu menggunakan desain helm yang mereprsentasikan bendera Italia dan Brasil.
Baca juga : Mick Doohan Kecewa Dovizioso Pilih Cuti ketimbang Jadi Pembalap Penguji
“Saya mencintai Ayrton Senna. Dia adalah salah satu idola terbesar saya dan seorang Brasil. Saya juga memiliki hubungan dekat dengan negara ini. Saya selalu suka cerita tentang bagaimana ibu saya menggantungkan poster Ayrton di atas tempat tidur ketika saya lahir. Saya selalu membawa poster ini setiap saya pindah. Saya melihat Ayrton setiap saya mau tidur dan bangun,” kata Morbidelli dilansir motorsport-total.
Ada satu hal yang sangat disesali oleh Morbidelli yang merupakan keturunan ayah dari Italia dan ibu dari Brasil ini. Saat lahir pada 4 Desember 1994, Ayrton Senna sudah meninggal akibat kecelakan fatal saat balapan di GP San Marino, 1 Mei 1994.
Lihat Juga :