Eks Manajer Rossi: Vinales Bikin Yamaha Terluka
Sabtu, 06 Februari 2021 - 14:02 WIB
loading...
Carlo Pernat menyebut kiprah Maverick Vinales di MotoGP 2020 memalukan/Foto/GPOne
A
A
A
ANDORRA - Eks manajer Valentino Rossi yang kini jadi pengamat MotoGP, Carlo Pernat , menyoroti kiprah Maverick Vinales di gelaran MotoGP 2020. Menurut Pernat, penampilan pembalap Monster Energy Yamaha itu musim lalu sangat mengecewakan bahkan, memalukan.
Vinales punya peluang besar menjadi juara, namun akhirnya terlempar dari tiga besar. Padahal pembalap kelahiran Figueres, Spanyol, 12 Januari 1995, itu masuk daftar favorit juara di MotoGP 2020 setelah kiprahnya yang manis di musim 2019.
Baca juga: Pamer Motor Anyar Bareng Kekasih, Enea Bastianini: si Cantik dan si Buas .
Vinales gagal memenuhi ekspektasi khalayak kepadanya. Penampilannya di MotoGP 2020 bahkan bisa dibilang mengecewakan. Pembalap berjuluk Top Gun itu hanya bisa sekali naik podium pertama.
Sisanya, di 13 balapan lain, Vinales mengakhirinya dengan naik podium dua kali dan menuai hasil minor di race tersisa. Dengan kondisi ini, Vinales hanya bisa merengkuh 132 poin di sepanjang MotoGP 2020. Dia pun hanya menempati urutan keenam di klasemen akhir pembalap musim 2020.
Baca juga: Dovi Kembali ke MotoGP Tergantung Rossi .Pernat menilai hasil tersebut sangat mengecewakan. Pihak di Yamaha menjadi yang paling terluka dalam melihat hasil ini. Sebab, harapan besar diberikan tim tersebut kepada Vinales hingga berani mempertahankannya untuk dua musim ke depan.
Vinales punya peluang besar menjadi juara, namun akhirnya terlempar dari tiga besar. Padahal pembalap kelahiran Figueres, Spanyol, 12 Januari 1995, itu masuk daftar favorit juara di MotoGP 2020 setelah kiprahnya yang manis di musim 2019.
Baca juga: Pamer Motor Anyar Bareng Kekasih, Enea Bastianini: si Cantik dan si Buas .
Vinales gagal memenuhi ekspektasi khalayak kepadanya. Penampilannya di MotoGP 2020 bahkan bisa dibilang mengecewakan. Pembalap berjuluk Top Gun itu hanya bisa sekali naik podium pertama.
Sisanya, di 13 balapan lain, Vinales mengakhirinya dengan naik podium dua kali dan menuai hasil minor di race tersisa. Dengan kondisi ini, Vinales hanya bisa merengkuh 132 poin di sepanjang MotoGP 2020. Dia pun hanya menempati urutan keenam di klasemen akhir pembalap musim 2020.
Baca juga: Dovi Kembali ke MotoGP Tergantung Rossi .Pernat menilai hasil tersebut sangat mengecewakan. Pihak di Yamaha menjadi yang paling terluka dalam melihat hasil ini. Sebab, harapan besar diberikan tim tersebut kepada Vinales hingga berani mempertahankannya untuk dua musim ke depan.
Lihat Juga :