Australian Open 2021: Melenggang Mudah, Nadal Menuju Gelar Grand Slam ke-21

Kamis, 11 Februari 2021 - 20:31 WIB
loading...
Australian Open 2021: Melenggang Mudah, Nadal Menuju Gelar Grand Slam ke-21
Rafael Nadal menyingkirkan petenis kualifikasi Amerika Serikat Michael Mmoh/Foto/Reuters
A A A
MELBOURNE - Rafael Nadal menepis keraguan soal kondisi cedera punggungnya. Tanpa hambatan, petenis peringkat 2 dunia itu menyingkirkan petenis kualifikasi asal Amerika Serikat Michael Mmoh dengan skor 6-1, 6-4, 6-2 pada babak kedua Australian Open 2021 , Kamis (11/2/20201).

Bertanding di bawah atap tertutup Rod Laver Arena, Melbourne, Nadal tampil percaya diri. Petenis Spanyol itu tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan pada punggungnya untuk menyingkirkan petenis Amerika peringkat 177 tersebut, dan tetap berada di jalur untuk memecahkan rekor meraih gelar Grand Slam ke-21.

Baca juga: Australian Open 2021: Tak Tahan Tekanan Juara Bertahan, Kenin Menangis Usai Tersingkir .
Unggulan kedua itu tidak memainkan pertandingan dalam di ATP Cup 2021 bersama tim Spanyol pekan lalu akibat masalah punggung. Saat memetik kemenangan di laga pembuka Australian Open 2021, dia mengatakan cedera masih mengganggunya.

Tapi melawan Mmoh yang tanpa perlawanan berarti, Nadal nyaman melakukan pukulan. Saat ini,Nadal yang memenangi Australian Open 2009, memiliki trofi Grand Slam setara Roger Federer, yakni 20 gelar. Federer absen di Australian open musim ini, sehingga Nadal berpeluang melampauinya.

Baca juga: Jelang Kompetisi di Eropa, Nova Widianto Beberkan Perkembangan Cedera Praveen Jordan .

Di babak ketiga, Nadal bertemu petenis Inggris Cameron Norrie yang mengalahkan petenis kualifikasi asal Rusia Roman Safiullin 3-6, 7-5, 6-3, 7-6 (14-12).

Sementara pada pertandingan Fabio Fognini versus Salvatore Caruso diwarnai keributan dan harus dipisahkan oleh pengawas pengadilan.

Baca juga: Ini Wakil Indonesia di All England 2021, Andalkan Pebulu Tangkis Terbaik .

Mereka bertarung selama hampir empat jam di lapangan John Cain Arena dan memainkan tiebreak set terakhir yang mendebarkan sebelum unggulan 16, Fognini, tampil sebagai pemenang dengan skor 4-6, 6-2, 2-6, 6-3, dan 7-6 (12).

Jabat tangan tradisional di net dengan cepat berubah menjadi perdebatan sengit ketika Fognini mengatakan Caruso beruntung pada beberapa poin dalam pertandingan. Pertukaran sumpah serapah, diselingi dengan banyak gerakan, dilanjutkan di sisi lapangan hingga wasit berdiri di antara kedua pemain.

"Kami adalah teman baik," kata Fognini yang kemudian tersenyum kepada wartawan. “Kau kenal aku ... hal-hal yang terjadi di lapangan, tetaplah di lapangan. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi tentang pertanyaan itu."
(sha)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3210 seconds (11.97#12.26)