Mimpi Alex Ikuti Jejak Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP

loading...
Mimpi Alex Ikuti Jejak Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP
Pembalap kakak beradik Marc Marquez dan Alex Marquex. foto : foxsport
BARCELONA - Menjadi juara dunia MotoGP menjadi mimpi setiap pembalap dalam kariernya. Termasuk adik kandung Marc Marquez , yaitu Alex Marquez . Meski terbilang sangat sulit untuk tercapai, rider asal Spanyol ini tetap yakin bisa mewujudkan ambisinya tersebut.

Alex Marquez menyadari untuk bisa menjadi juara dunia memang terbilang berat, terutama karena dirinya baru dua musim di MotoGP. Apalagi, dia sekarang tidak lagi di tim Repsol Honda. Juara Dunia Moto2 ini akan membalap bersama tim LCR Honda. Jadi, dia sekarang cuma bisa berharap mendapatkan hasil lebih baik dari tahun lalu.

Baca juga : Ducati Menyelamatkan Karir Zarco di MotoGP

Walau sukses dua kali naik podium kedua pada musim lalu, Alex Marquez mengungkapkan masih banyak masalah kecil yang melanda motor RC213V 2019. Situasi itu sudah dicoba dipecahkan oleh Stefan Bradl dan teknisi Honda dalam berbagai tes yang dilakukan. Sayang, hasilnya tidak sesuai harapan.

“Di banyak sirkuit kami tidak bisa menggunakan semua potensi dan tenaga Honda. Kami kehilangan kekuatan di pada beberapa sektor. Kami tidak dapat memaksimalkan potensi motor 100%,” ucap Alex dilansir motorcyclesports.



Baca juga : Petronas Yamaha Siap Perkenalkan Valentino Rossi dan Motor Anyar

Kini, Alex Marquez yakin bersama LCR Honda performanya bisa lebih baik. Hal itu terlihat ketika rekannya sekarang, Takaaki Nakagami selalu tampil lebih baik dibandingkan para pembalap Repsol Honda pada tahun lalu. Jadi keinginan untuk memenangkan Grand Prix (GP) MotoGP pertama dalam karirnya semakin besar.

Selain itu, Alex Marquez tak ingin berjanji berapa tahun lagi dirinya bisa menjadi juara dunia. Meski situasi sekarang belum mendukungnya, tapi dia selalu bermimpi akan berhasil menjadi yang terbaik di ajang balap motor paling bergengsi tersebut.

Baca juga : Ini Tanda-tanda Lionel Messi Bakal Bertahan di Barcelona

“Saya tidak menetapkan batas waktu, saya lebih suka hidup saat ini, tahun demi tahun. 20-22 pembalap di grid, semua memiliki opsi untuk memenangkan gelar juara dunia. Itu selalu bisa terjadi, selalu ada banyak hal. Itu adalah sesuatu yang ingin saya lihat tahun demi tahun, saya ingin realistis tentang apa tujuan dan poin saya,” ungkapnya.
(abr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top