Eks Pemain Spurs Prihatin Pemain Liga Primer Kecanduan Obat Tidur

loading...
Eks Pemain Spurs Prihatin Pemain Liga Primer Kecanduan Obat Tidur
foto : dailymail
LONDON - Mantan gelandang Tottenham Hotspur , Jamie O’Hara menyatakan keprihatinanya terhadap para pemain Liga Primer yang ketergantungan obat tidur. Menjadi masalah karena mereka dilaporkan membeli resep obat dari pasar gelap.

Laporan akhir pekan lalu mengklaim sejumlah pemain Liga Primer menggunakan obat tidur yang tidak disebutkan dalam daftar zat terlarang WADA (World Anti-Doping Agency). Para pemain tersebut tampaknya menggunakan zat seperti Zopiclone dan mencampurnya dengan alkohol.

Baca juga : Preview Crystal Palace vs Manchester United: Fokus Sebelum Derbi

Menurut penyelidikan yang dilakukan oleh The Sun, Dua pemain Inggris dikatakan telah membeli zat tersebut dari pasar gelap. Hal itu menimbulkan keprihatinan mendalam bagi O’Hara. Dia yakin klub tidak berbuat cukup untuk membantu pemain yang berjuang melawan kecanduan pil tidur sehingga terpaksa menggunakan zat-zat terlarang.

“Saya dapat memahami mengapa pemain mengambil keputusan untuk menggunakan zat tersebut. tetapi saya tidak mengerti mengapa mereka mencoba untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Mereka membutuhkan bantuan,"kata O’Hara dilansir dailystar.



Baca juga : Manchester City Lumat Wolves, Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut!

Kepedulian O’Hara dilatarbelakangi pengalaman serupa di masa lalu. Berbicara kepada talkSPORT, dia membuka pertarungannya dengan pil tidur sebagai bagian dari misi mencegah orang lain menggunakannya.

O’Hara menjelaskan bahwa dia awalnya diresepkan obat untuk membantunya tidur setelah pertandingan tengah pekan. Tetapi dia menjadi ketergantungan dan meminumnya lebih sering dari yang seharusnya.

Baca juga : Ini Tiga Calon Pengganti Messi di Barca, Siapa Layak?

“Saya banyak menggunakan obat tidur. Setelah pertandingan pada tengah pekan, saya selalu sulit tidur. Adrenalinnya terpompa, Anda sudah mendapatkan emosi dari pertandingannya, suasananya, riuhnya penonton di stadion," ungkap O’Hara.



Pria 34 tahun tersebut menjelaskan bahwa meskipun tidak kecanduan, dia mengaku terlalu sering menggunakannya. Hal itu membuatnya kesulitan. Namun, berkat keinginan kuat, dia akhirnya bisa melepaskan ketergantungan dari obat tidur.

Baca juga : Bek Andalan Man City Ternyata Idolakan Ferdinand dan Vidic

“Masalahnya adalah saya kemudian menjadi sedikit bergantung pada obat tidur. Saya menginginkannya sepanjang waktu, jadi saya mulai meminumnya sedikit. Saya tidak akan mengatakan bahwa saya kecanduan, tetapi saya akhirnya sampai pada titik di mana saya ingin berhenti karena saya merasa saya lebih membutuhkan obat tersebut,” terang O’Hara.

Meski sempat bergantung pada obat tidur, karier sepakbola O’Hara sejatinya berjalan cukup baik. Momen-omen terbaiknya jelas ketika memperkuat Tottenham periode 2005-2011. Bersama The Lilywhites, dia sukses menjuarai Piala Liga musim 2007-08. O’Hara mencetak tujuh gol dalam 56 penampilannya.
(abr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top