Alamat Rugi, Penonton Asing Dilarang Hadiri Olimpiade Tokyo

Minggu, 21 Maret 2021 - 03:05 WIB
loading...
Alamat Rugi, Penonton...
Penyelenggara Olimpiade Tokyo dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengeluarkan pengumuman soal. Mereka menyatakan mayoritas penonton dari luar negeri akan dilarang hadir. Foto: Insider
A A A
TOKYO - Penyelenggara Olimpiade Tokyo dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengeluarkan pengumuman terkait protokol kesehatan. Mereka menyatakan mayoritas penonton dari luar negeri akan dilarang menghadiri Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung 23 Juli – 8 Agustus.

Baca Juga: PBSI: Mohon Tak Posting Ancaman ke Pemain Luar

Pengumuman tersebut diharapkan bisa dilakukan setelah melakukan pembicaraan dengan lima pihak yaitu IOC, penyelenggara lokal, pemerintah Jepang, pemerintah metropolitan Tokyo dan Komite Paralimpiade Internasional, Sabtu (20/3/2021).

“Semua orang menunggu dengan penuh semangat untuk keputusan awal sehingga mereka dapat melanjutkan ke langkah berikutnya," kata presiden panitia penyelenggara, Seiko Hashimoto seperti dilansir dailymail. "Kami harus segera membuat keputusan,” ungkapnya.

Meskipun ada beberapa seruan untuk menunda itu, Hashimoto telah menjanjikan keputusan sebelum kirab obor (torch relay) dibuka pada Kamis (25/3/2021) dari prefektur timur laut Fukushima.

Hashimoto mengatakan kelima pihak harus menyetujui keputusan tersebut. Tetapi, dia mengatakan IOC dan pemerintah nasional Jepang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan yang lain. “Semua keputusan pada akhirnya akan dibuat oleh IOC. Dalam hal imigrasi, ini adalah masalah pemerintah nasional di perbatasan,” ucapnya.

Media Jepang, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, telah mengatakan selama beberapa minggu bahwa keputusan tentang larangan tersebut telah tercapai. Hashimoto menolak untuk mengkonfirmasinya.

Sekitar 4,5 juta tiket telah dijual kepada warga Jepang. Mungkin 1 juta lagi telah dijual di luar negeri. Sebelum penundaan berlangsung hampir satu tahun, penyelenggara mengatakan total 7,8 juta tiket akan tersedia untuk Olimpiade Tokyo.

CEO dari panitia penyelenggara Tokyo, Toshiro Muto mengatakan pemegang tiket dari luar negeri akan menerima pengembalian uang. Namun, keputusan tersebut akan dibuat di lapangan oleh Penjual Tiket Resmi yang ditunjuk oleh komite Olimpiade nasional dan menangani penjualan di luar negara tuan rumah.

Anggaran panitia lokal pasti akan terpukul. Anggarannya memproyeksikan pendapatan USD 800 juta (Rp 11,54 triliun) dari penjualan tiket, sumber pendapatan terbesar ketiga. Setiap kekurangan harus ditanggung oleh entitas pemerintah Jepang.

Anggota IOC John Coates, yang mengawasi persiapan menuju Olimpiade Tokyo, sempat mengatakan bahwa kemungkinan akan ada pengecualian untuk beberapa fans dari luar negeri. "Kami melihat implikasi lain dari akomodasi, melihat implikasi untuk komite Olimpiade nasional yang memiliki sponsor yang mungkin telah membeli tiket. Sama dengan federasi internasional,” ucap Coates.

Baca Juga: Akun Instagram Resmi All England Menghilang

Ada keraguan luas di Jepang tentang penyelenggaraan Olimpiade, dan khususnya tentang penerimaan penggemar dari luar negeri. Jepang telah mengaitkan sekitar 8.700 kematian dengan COVID-19 dan telah menangani virus lebih baik daripada kebanyakan negara.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Direktur FBI...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Tatap Olimpiade Los...
Tatap Olimpiade Los Angeles 2028: PBSI Terima Dukungan Gymnasium dan Sport Science
5 Pesta Olahraga Dunia...
5 Pesta Olahraga Dunia yang Pernah Diboikot: Olimpiade hingga Piala Afrika!
Magnet Layar Kaca: 5...
Magnet Layar Kaca: 5 Hajatan Olahraga Paling Banyak Ditonton dalam Sejarah
Diplomasi Berhasil,...
Diplomasi Berhasil, Rizki dan Rahmat Tak Saling Sikut di Olimpiade LA 2028
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Galaxy Z Flip7 Olympic...
Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Resmi Dirilis, Punya Fitur Selfie Podium yang Bikin Iri Penampak
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Belanda vs Swedia di Piala Dunia 2026: De Oranje Siap Bangkit!
Klasemen Sementara Grup...
Bola Dunia
Klasemen Sementara Grup E-H Piala Dunia 2026 Jelang Matchday 2: Jerman dan Swedia Terdepan Lolos 32 Besar
Shin Tae-yong: Mau Sukses...
Liga Indonesia
Shin Tae-yong: Mau Sukses di Persija Jakarta Artinya Harus Juara
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Berita Terkini
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved