Liga Super Eropa Tak Memiliki Kredibilitas

Rabu, 21 April 2021 - 23:58 WIB
loading...
Liga Super Eropa Tak...
Penikmat sepak bola di seluruh dunia tampaknya mulai terusik dengan kemunculan European Super League (ESL), yang digadang-gadang bakal menandingi kompetisi bentukan UEFA / Foto: Kolase
A A A
JAKARTA - Penikmat sepak bola di seluruh dunia tampaknya mulai terusik dengan kemunculan European Super League (ESL), yang digadang-gadang bakal menandingi kompetisi bentukan UEFA. Suporter dan sebagian klub pun mulai bersikap untuk menolak Liga Super Eropa ini.

Mungkin bagi sebagian kalangan menilai jika Liga Super Eropa merupakan ide bagus untuk menyelamatkan sepak bola elit di Benua Biru, seperti yang dikatakan Florentino Perez selaku inisiator dari pembentukan ESL.

BACA JUGA: UEFA Tebar Ancaman, Pemain yang Ikut Liga Super Eropa Dilarang Bela Timnas

Perez mengklaim lewat Liga Super Eropa, masalah yang dialami sejumlah klub saat ini bisa teratasi. Salah satunya adalah masalah finansial yang kini tengah menimpa sejumlah klub elite di Eropa.

Karena itu, Perez punya tekad kuat untuk tetap menggelar Liga Super Eropa bersama 12 tim dalam turnamen yang dinilai sebagai tandingan dari Liga Champions tersebut. "UEFA bekerja dalam format lain yang, pertama, saya tidak memahaminya, dan kedua, tidak menghasilkan pendapatan yang diperlukan untuk menyelamatkan sepak bola," ujar Perez.

BACA JUGA: Gabung Liga Super Eropa, Saham MU & Juventus Meroket

"Ketika saya mengatakan menyelamatkan sepak bola, saya bermaksud menyelamatkan semua orang, sehingga selama 20 tahun ke depan setidaknya kita bisa hidup damai. Situasinya sangat dramatis. Kami yakin format ini bisa menyelamatkan sepak bola, seperti Piala Eropa menyelamatkan sepak bola pada 50-an," lanjutnya.

Sebenarnya ada banyak hal yang harus ditanyakan, terutama, mengapa Liga Super Eropa hanya mendapatkan dukungan dari tiga negara saja? Sementara UEFA memiliki 55 asosiasi anggota.

Mungkin Perez berpikir bahwa Liga Super Eropa bakal memulihkan kondisi finansial klub, tapi itu tidak akan terjadi. Karena ada beberapa talenta muda yang sedang naik daun tidak berada di sana. Kedua pemain itu adalah Erling Haaland dan Kylian Mbappe.

Ya. Borussia Dortmund dan Paris Saint Germain (PSG) menolak untuk bergabung bersama 12 tim elite Eropa. Jadi sulit untuk membayangkan bagaimana kompetisi Liga Super Eropa mampu menandingi Liga Champions?

Sekadar catatan, Haaland dan Mbappe merupakan dua pemain muda yang digadang-gadang bakal menggantikan dua pesepak bola fenomenal di Eropa bahkan dunia, Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi. Baik CR7 maupun La Pulga sepertinya hanya tinggal menunggu momentum yang tepat saja untuk mengakhiri kariernya di sepak bola.

Berbicara mengenai statistik Haaland dan Mbappe di Liga Champions maupun kompetisi domestik tak kalah mentereng dengan Ronaldo maupun Messi. Haaland serta Mbappe mampu menghasilkan beberapa catatan fenomenal bersama klub masing-masing.

Dengan kata lain, tanpa Bayern Muenchen, PSG, Dortmund, serta perwakilan dari klub Belanda dan Portugal, produk baru ini akan sulit untuk menandingi Liga Champions. Cerita ini sepertinya masih panjang, tetapi saat ini Liga Super Eropa tidak memiliki kredibilitas dari sudut mana pun.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Kylian Mbappe Dilarikan...
Kylian Mbappe Dilarikan ke RS Akibat Gastroenteritis, Ini Gejala dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai
Manusia Robot Perusak...
Manusia Robot Perusak Rekor Gol Cristiano Ronaldo-Lionel Messi
Gara-gara Mbappe, PSG...
Gara-gara Mbappe, PSG Terancam Tak Bisa Main di Liga Champions
Special Bola
Antonio Conte Segera...
Bola Dunia
Antonio Conte Segera Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Italia, Ditargetkan Bersinar di Piala Dunia 2030!
Kisah Unik Alexander...
Bola Dunia
Kisah Unik Alexander Isak, Bintang Timnas Swedia yang Pakai Bendera Negara Lain di Sepatu Piala Dunia 2026
Dilepas Persib Bandung,...
Liga Indonesia
Dilepas Persib Bandung, Rezaldi Hehanussa Resmi Akhiri Kebersamaan Tiga Setengah Musim
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Berita Terkini
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved