Presiden UEFA Kecewa Kena Kibul Agnelli
loading...
A
A
A
NYON - Presiden Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) Aleksander Ceferin tampaknya belum berhenti untuk mengkritik tim yang berniat menciptakan Liga Super Eropa. Terbaru, dia menyentil pemilik Juventus, Andrea Agnelli .
Juventus merupakan satu dari tiga klub (Real Madrid dan Barcelona) yang setuju membuat kompetisi tandingan Liga Champions. Mereka bahkan belum membuat keputusan untuk menghentikan proyek Liga Super Eropa.
BACA JUGA: Indonesia Tampil Galak Saat Bentrok Thailand, Vietnam Diminta Waspada
Hal inilah yang membuat Ceferin naik pitam. Dia mengutarakan bahwa posisi ketiga klub tersebut tidak dapat diterima. "Kita bisa menempatkan protagonis ke dalam tiga kategori. Saya menempatkan Andrea Agnelli di tempat pertama. Ini pribadi. Di mata saya, pria ini tidak ada lagi," katanya kepada So Foot dikutip dari Marca, Minggu (6/6/2021).
"Saya pikir kami adalah teman, tetapi dia (Agnelli) berbohong. Karena sampai hari terakhir dia tetap memastikan bahwa saya tidak perlu khawatir ketika sehari sebelumnya dia sudah menandatangani semua dokumen yang diperlukan untuk peluncuran Liga Super."
BACA JUGA: Ini Jadwal Timnas Indonesia, Berharap Raih Hasil Positif Kontra Vietnam
Lebih lanjut, kategori kedua yang dimaksud Ceferin adalah ketika para pemilik klub yang dianggap cukup dekat tidak memberi tahu sebelum apa yang mereka rencanakan tentang proyek ini. Itulah yang membuat Ceferin kecewa.
"Akhirnya, dalam kategori terakhir, adalah direktur yang tidak berhubungan dekat dengan saya. Saya tidak menyalahkan mereka, tetapi mereka juga akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka," tegas Ceferin.
Lihat Juga: Bersedia Potong Gaji, Kepindahan Chiesa ke Barcelona Diprediksi Terjadi Pekan Terakhir Bursa Transfer
Juventus merupakan satu dari tiga klub (Real Madrid dan Barcelona) yang setuju membuat kompetisi tandingan Liga Champions. Mereka bahkan belum membuat keputusan untuk menghentikan proyek Liga Super Eropa.
BACA JUGA: Indonesia Tampil Galak Saat Bentrok Thailand, Vietnam Diminta Waspada
Hal inilah yang membuat Ceferin naik pitam. Dia mengutarakan bahwa posisi ketiga klub tersebut tidak dapat diterima. "Kita bisa menempatkan protagonis ke dalam tiga kategori. Saya menempatkan Andrea Agnelli di tempat pertama. Ini pribadi. Di mata saya, pria ini tidak ada lagi," katanya kepada So Foot dikutip dari Marca, Minggu (6/6/2021).
"Saya pikir kami adalah teman, tetapi dia (Agnelli) berbohong. Karena sampai hari terakhir dia tetap memastikan bahwa saya tidak perlu khawatir ketika sehari sebelumnya dia sudah menandatangani semua dokumen yang diperlukan untuk peluncuran Liga Super."
BACA JUGA: Ini Jadwal Timnas Indonesia, Berharap Raih Hasil Positif Kontra Vietnam
Lebih lanjut, kategori kedua yang dimaksud Ceferin adalah ketika para pemilik klub yang dianggap cukup dekat tidak memberi tahu sebelum apa yang mereka rencanakan tentang proyek ini. Itulah yang membuat Ceferin kecewa.
"Akhirnya, dalam kategori terakhir, adalah direktur yang tidak berhubungan dekat dengan saya. Saya tidak menyalahkan mereka, tetapi mereka juga akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka," tegas Ceferin.
Lihat Juga: Bersedia Potong Gaji, Kepindahan Chiesa ke Barcelona Diprediksi Terjadi Pekan Terakhir Bursa Transfer
(mirz)