Presiden IOC Klaim Olimpiade Tokyo 2020 Berjalan Sukses
Minggu, 08 Agustus 2021 - 21:01 WIB
loading...
Presiden IOC Klaim Olimpiade Tokyo 2020 Berjalan Sukses. Foto: IST
A
A
A
TOKYO - Presiden International Olimpiade Committee atau Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach mengklaim penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 sangat sukses. Menurutnya, ajang ini berjalan sesuai rencana meski di tengah ketidakpastian pandemi Covid-19.
Olimpiade Tokyo mengalami penundaan selama kurang lebih satu tahun lantaran virus Covid-19 merebak di penjuru dunia. Ajang empat tahunan ini yang seharusnya digelar pada 2020 akhirnya digelar tahun ini.
Baca Juga: Amerika Serikat Juara Umum Olimpiade Tokyo 2020
Dalam prosesnya pun, olimpiade ini sempat beberapa kali diragukan untuk tetap terselenggara. Bahkan tak sedikit rumor yang berhembus yaitu ajang olahraga terbesar di dunia ini batal untuk tahun ini.
Namun, perjuangan IOC didukung komite-komite olimpiade negara peserta tetap berambisi menyelenggarakannya. Akhirnya, terpilihlah Tokyo sebagai tuan rumah dan 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 sebagai rentan waktu penyelenggaraan.
Tempat dan waktu sudah pasti namun cobaan masih terus menghadang sang penyelenggara. Ya, kali ini hampir seluruh penduduk Jepang menolak ajang ini terselenggara di negaranya.
Olimpiade Tokyo mengalami penundaan selama kurang lebih satu tahun lantaran virus Covid-19 merebak di penjuru dunia. Ajang empat tahunan ini yang seharusnya digelar pada 2020 akhirnya digelar tahun ini.
Baca Juga: Amerika Serikat Juara Umum Olimpiade Tokyo 2020
Dalam prosesnya pun, olimpiade ini sempat beberapa kali diragukan untuk tetap terselenggara. Bahkan tak sedikit rumor yang berhembus yaitu ajang olahraga terbesar di dunia ini batal untuk tahun ini.
Namun, perjuangan IOC didukung komite-komite olimpiade negara peserta tetap berambisi menyelenggarakannya. Akhirnya, terpilihlah Tokyo sebagai tuan rumah dan 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 sebagai rentan waktu penyelenggaraan.
Tempat dan waktu sudah pasti namun cobaan masih terus menghadang sang penyelenggara. Ya, kali ini hampir seluruh penduduk Jepang menolak ajang ini terselenggara di negaranya.
Lihat Juga :