Panitia Olimpiade Tokyo Ganti Medali Emas Atlet Softball yang Digigit Walikota Nagoya

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 16:30 WIB
loading...
Panitia Olimpiade Tokyo Ganti Medali Emas Atlet Softball yang Digigit Walikota Nagoya
Walikota Nagoya menggigit medali emas atlet Miu Goto/Foto/marca.com
A A A
TOKYO - Panitia Olimpiade Tokyo 2020 mengganti medali emas atlet softball putri Miu Goto setelah digigit walikota Nagoya, Jepang Takashi Kawamura. Komite Olimpiade Internasional (IOC) dilaporkan akan menanggung biaya pergantian itu

"Dengan dukungan dari Komite Olimpiade Internasional dan sejalan dengan niatnya sendiri, medali Ms. Goto sekarang akan ditukar dengan yang baru," kata penyelenggara Tokyo 2020, kepada Reuters.

Baca juga: Anies Baswedan Abadikan Greysia/Apriyani Nama Gedung Olahraga Jakarta

Kawamura memantik kontroversi karena menggigit medali emas milik Miu Goto dalam acara penyerahan medali. Dia dituduh mengabaikan protokol Covid-19 di tengah acara setelah Jepang juara usai mengalahkan tim AS. Kawamura membuka maskernya dan spontan menggigit medali milik Miu Goto.

Tak pelak, Kawamura mendapat kecaman karena melepas maskernya. Kecaman tak hanya datang dari warganet, menurut laporanNBC News, juga dari Toyota, pemilik tim softball tempat Goto bernaung.

Baca juga: Lepas Kontingen Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora: Kembali dengan Kebanggaan!

Perusahaan itu mengatakan "sangat disayangkan bahwa dia tidak dapat merasakan kekaguman dan rasa hormat terhadap atlet" dan "sangat disesalkan bahwa dia tidak dapat memberikan pertimbangan untuk pencegahan infeksi."

Warganet Jepang juga tak kalah keras mengkritik aksi Kawamura yang menyebut aksinya itu mengabaikan protokol kesehatan di tengah merebaknya pandemi Covid-19. Selain itu, tidak higienis dan tidak sopan terhadap atlet peraih emas tersebut. Istilah 'germ medal' pun menjadi tren pembicaraan di sejumlah medsos.

Atlet peraih medali memang memiliki tradisi mengigit medali yang diraihnya di berbagai event, tapi tidak menjadi biasa ketika orang lain yang melakukannya, apalagi dalam kondisi pandemi virus yang sangat menular.

Kawamura telah meminta maaf, dan mengakui telah bertindak dengan cara yang sangat tidak pantas. "Saya sepenuhnya sadar bahwa saya harus merenungkannya," tambahnya.

Sebelumnya dia mengatakan bersedia menanggung biaya penggantia medali emas milik Goto. Tapi, IOC sepertinya yang akan menuntaskan biayanya.
(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1238 seconds (10.101#12.26)