Wow! Perputaran Uang WSBK dan MotoGP di Sirkuit Mandalika Bisa Tembus Rp500 Miliar
Rabu, 20 Oktober 2021 - 02:05 WIB
loading...
WSBK 2021 dan MotoGP 2022 rencananya akan berlangsung di Sirkuit Mandalika. Efek berganda dari gelaran ini bisa mencapai Rp 500 Miliar per satu event. Foto: MGPA
A
A
A
JAKARTA - World Superbike 2021 dan MotoGP 2022 rencananya akan berlangsung di Indonesia, di Sirkuit Mandalika , Nusa Tenggara Barat (NTB). Efek berganda (multiplier effect) dari gelaran ini bisa mencapai Rp 500 Miliar per satu event.
Baca Juga: 2 Logo Sirkuit Mandalika Diluncurkan, Ini Perbedaannya
Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan Strategi dan Manajemen Risiko PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC) Nugdha Achadie dalam acara peluncuran logo di Jakarta.
Dua ajang balap motor terbesar di dunia akan digelar di sirkuit Mandalika. WSBK akan berlangsung pada 19-21 November 2021. Sedangkan MotoGP 2022, tepatnya GP Indonesia pada Maret tahun depan.
Nugdha mewakili pihak pengembang dan pengelola kawasan mengatakan, ajang-ajang ini bukan hanya untuk meningkatkan branding negara Indonesia. Namun juga dapat bermanfaat bagi warga sekitar Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kebermanfaatan itu dapat dirasakan dari segi nilai ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Dia memaparkan detail dari efek berganda ini yang menguntungkan bagi Indonesia.
“Kami percaya event balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika ini akan menjadi multiplier effect besar bagi perekonomian di Indonesia. Berdasarkan perhitungan, multiplier effect akan diperoleh dari nilai ekonomi yang dibangkitkan dari satu event WSBK/MotoGP tidak kurang dari RP 500 miliar,” ucap Nugdha.
Baca Juga: 2 Logo Sirkuit Mandalika Diluncurkan, Ini Perbedaannya
Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan Strategi dan Manajemen Risiko PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) (ITDC) Nugdha Achadie dalam acara peluncuran logo di Jakarta.
Dua ajang balap motor terbesar di dunia akan digelar di sirkuit Mandalika. WSBK akan berlangsung pada 19-21 November 2021. Sedangkan MotoGP 2022, tepatnya GP Indonesia pada Maret tahun depan.
Nugdha mewakili pihak pengembang dan pengelola kawasan mengatakan, ajang-ajang ini bukan hanya untuk meningkatkan branding negara Indonesia. Namun juga dapat bermanfaat bagi warga sekitar Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kebermanfaatan itu dapat dirasakan dari segi nilai ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Dia memaparkan detail dari efek berganda ini yang menguntungkan bagi Indonesia.
“Kami percaya event balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika ini akan menjadi multiplier effect besar bagi perekonomian di Indonesia. Berdasarkan perhitungan, multiplier effect akan diperoleh dari nilai ekonomi yang dibangkitkan dari satu event WSBK/MotoGP tidak kurang dari RP 500 miliar,” ucap Nugdha.
Lihat Juga :