14 Pesepak Bola Brasil Kabur dari Ukraina, Sembunyi di Bungker Saat Hujan Bom
Rabu, 02 Maret 2022 - 05:57 WIB
loading...
Asap mengepul setelah penembakan baru-baru ini di Kota Kiev, Ukraina, Sabtu (26/2/2022) waktu setempat. Foto: REUTERS/Gleb Garanich
A
A
A
BUCHAREST - Sebanyak 14 pesepak bola asal Brasil berhasil keluar dari wilayah Ukraina di tengah invasi Rusia . Kisah pelarian mereka diwarnai aksi sembunyi di bungker bawah tanah demi menghindari hujan bom.
Sekitar 50 orang yang terdiri dari 14 pemain dan keluarga pemain berhasil keluar dari wilayah Ukraina untuk menuju Bucharest, Rumania. Mereka merupakan pemain dari klub Dynamo Kyiv dan Shakhtar Donetsk di Liga Ukraina .
Baca Juga: Federasi Sepak Bola Rusia Kecam Sanksi FIFA dan UEFA
Menurut laporan Sportsmail, para pemain asal Brasil itu membawa keluarga mereka bersembunyi di ruang bawah tanah sebuah hotel di Kiev atas saran dari klub masing-masing. Namun, setelahnya tidak ada perhatian dari klub sehingga nasib mereka terkatung-katung.
Selama sekitar empat hari bersembunyi di bunker untuk menghindari serangan tentara Rusia, para pemain sepakat bahwa mereka tidak bisa lebih lama menunggu. Para pemain kemudian mengatur pelarian dengan konvoi mobil dengan pengawalan dari federasi sepak bola Ukraina.
Selama pelarian, masing-masing mobil mengibarkan bendera negara Brasil dengan harapan mereka akan diidentifikasi sebagai pihak yang netral di tengah perang yang berkecamuk.
Sekitar 50 orang yang terdiri dari 14 pemain dan keluarga pemain berhasil keluar dari wilayah Ukraina untuk menuju Bucharest, Rumania. Mereka merupakan pemain dari klub Dynamo Kyiv dan Shakhtar Donetsk di Liga Ukraina .
Baca Juga: Federasi Sepak Bola Rusia Kecam Sanksi FIFA dan UEFA
Menurut laporan Sportsmail, para pemain asal Brasil itu membawa keluarga mereka bersembunyi di ruang bawah tanah sebuah hotel di Kiev atas saran dari klub masing-masing. Namun, setelahnya tidak ada perhatian dari klub sehingga nasib mereka terkatung-katung.
Selama sekitar empat hari bersembunyi di bunker untuk menghindari serangan tentara Rusia, para pemain sepakat bahwa mereka tidak bisa lebih lama menunggu. Para pemain kemudian mengatur pelarian dengan konvoi mobil dengan pengawalan dari federasi sepak bola Ukraina.
Selama pelarian, masing-masing mobil mengibarkan bendera negara Brasil dengan harapan mereka akan diidentifikasi sebagai pihak yang netral di tengah perang yang berkecamuk.
Lihat Juga :