PM Inggris Kecele Rusia Masuk Kandidat Tuan Rumah Piala Eropa 2028 dan 2032

Jum'at, 25 Maret 2022 - 02:02 WIB
loading...
PM Inggris Kecele Rusia Masuk Kandidat Tuan Rumah Piala Eropa 2028 dan 2032
Boris Johnson mengaku heran tentang keberadaan Rusia yang terpilih sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Eropa 2028 dan 2032 / Foto: TASS
A A A
LONDON - Boris Johnson mengaku heran tentang keberadaan Rusia yang terpilih sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Eropa 2028 dan 2032. Perdana Menteri Inggris itu tidak menyangka jika Rusia masih diizinkan untuk menjadi tuan rumah saat dunia mengecamnya.

UEFA telah merilis beberapa negara yang berminat untuk menjadi tuan rumah Piala Eropa 2028. Di antaranya Inggris, Irlandia, Turki, dan termasuk Rusia. Lalu pada 2032 ada Rusia, Turki, dan Italia.

Mengetahui hal itu, Johnson mengaku kaget lantaran Rusia masih dipercaya mencalonkan diri menjadi tuan rumah. Pasalnya, seperti yang kita tahu bahwa Rusia telah menginvasi Ukraina hingga saat ini.

BACA JUGA: Air Mata Penyesalan Andriy Yarmolenko Kirim Keluarga ke Ukraina

Di saat dunia mengecam Rusia atas tindakannya, Beruang Merah –simbol negara Rusia- justru masih ingin mencalonkan diri menjadi tuan rumah. Hal ini yang membuat Johnson bertanya-tanya kepada UEFA mengapa Rusia masih diberi kesempatan.

"Saya tidak percaya (Rusia) benar-benar dimasukkan dalam perundingan," ungkap Johnson, dilansir dari BBC, Kamis (24/3/2022).

Padahal sebelumnya, Johnson menyangka itu hanya sebuah sindiran semata dari UEFA terhadap Rusia. Namun pada kenyataanya, UEFA masih tetap mengizinkan bahkan telah mengkonfirmasi bahwa Rusia akan menjadi salah satu kandidat tuan rumah Piala Eropa.

BACA JUGA: Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Menang 2-0 Atas Australia, Jepang Lolos ke Piala Dunia 2022

"Yang bisa saya katakan adalah di luar sindiran, bahwa organisasi sepak bola mana pun dapat memberi kesempatan Rusia dalam keadaan sekarang untuk menjadi tuan rumah turnamen. Tampaknya di luar pemahaman," ujar Johnson.

Johnson menyayangkan keputusan yang dibuat UEFA. Sebab, Rusia dianggap telah melakukan kejahatan masal. Di mana, banyak korban berjatuhan akibat peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Sebatas informasi, saat ini klub dan timnas Rusia diskors oleh FIFA dan UEFA karena invasi negara tersebut ke Ukraina. Klub Rusia dan Timnas Rusia saat ini ditangguhkan oleh FIFA dan UEFA, sambil menunggu hasil banding oleh Persatuan Sepak Bola Rusia ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1103 seconds (10.101#12.26)