Dunia Richarlison dan Pembuktian Kualitas

Jum'at, 25 November 2022 - 07:13 WIB
loading...
Dunia Richarlison dan Pembuktian Kualitas
Reputasi Richarlison terangkat di Piala Dunia 2022 setelah mengantarkan Timnas Brasil menang 2-0 atas Serbia pada laga pembuka Grup G di Lusail Stadium, Jumat (25/11/2022) / Foto: Twitter Brasil Football (@BrasilEdition)
A A A
AL DAAYEN - Reputasi Richarlison terangkat di Piala Dunia 2022 setelah berhasil mengantarkan Timnas Brasil menang 2-0 atas Serbia pada laga pembuka Grup G di Lusail Stadium, Jumat (25/11/2022) dini hari WIB. Pemain berusia 25 tahun itu tidak hanya mampu mengikis keraguan banyak pihak, tetapi ia berhasil membuktikan kualitasnya sebagai predator berbahaya di depan gawang.

Perjalanan Richarlison menuju panggung Piala Dunia 2022 sebenarnya tak semulus yang dibayangkan. Pada pertengahan Oktober lalu, ada kekhawatiran di Timnas Brasil bahwa ia tidak akan ikut rombongan ke Qatar setelah mengalami cedera serius saat Tottenham Hotspur menang 2-0 atas Everton.

Apalagi penampilan Richarlison bersama Tottenham kurang bagus. Sejak bergabung dengan klub pada bursa transfer musim panas lalu, dia sudah memainkan 15 pertandingan dan baru mencetak dua gol saja di semua kompetisi.

BACA JUGA: Hasil Brasil vs Serbia: Richarlison Jadi Pahlawan Negeri Samba

Sehingga tak aneh jika ada ketakutan yang menggelayuti pikiran Richarlison . Namun semuanya berakhir manis lantaran Tite tetap menyertakan namanya dalam skuad Brasil di Piala Dunia 2022.

Tapi masalah di skuad Brasil masih belum berhenti. Pasalnya, sebelum turnamen empat tahunan ini berlangsung, ada tiga pemain lain yang mengalami cedera. Mereka adalah Gabriel Jesus, Roberto Firmino, dan Gabriel Barbosa.

Pada akhirnya hanya Gabriel dan Richarlison, yang akhrinya sembuh tepat waktu. Lalu ada pertarungan antara Richarlison dan Gabriel tentang siapa yang akan memainkan laga perdana Serbia.

Dunia Richarlison dan Pembuktian Kualitas


BACA JUGA: Cetak Gol untuk Portugal Kontra Ghana, Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah

Sekali lagi banyak yang memalingkan muka dari Richarlison. Maklum saja, jika dibandingkan dengan statistik Gabriel di Arsenal, Richarlison jelas kalah telak. Tapi Richarlison adalah binatang yang berbeda untuk Brasil.

Lihat saja ketika Richarlison berhasil mencetak dua gol untuk membawa Brasil menang 2-0 atas Serbia. Dia pun sukses menambah pembendaharaan golnya bersama Brasil menjadi 19 gol dalam 38 pertandingan.

Kontribusi besarnya itu membuatnya terpilih sebagai Man of the Match (MOTM) dalam laga tersebut. Bermain selama 79 menit, Richarlison sukses melakukan 73 persen akurasi passing, satu tekel bersih, memenangkan duel udara (tiga).

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1146 seconds (10.177#12.26)