Jack Charlton, Pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966 Meninggal Dunia
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:02 WIB
loading...
Jack Charlton.Foto/DailyMail
A
A
A
NORTHUMBERLAND - Mantan bek yang membawa Inggris meraih gelar juara Piala Dunia 1966, Jack Charlton, meninggal di rumahnya di Northumberland, Inggris, Jumat (10/7/2020) waktu setempat atau Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Charlton meninggal karena menderita demensia dan limfoma.
(Baca juga: Varane: Tuduhan Dapat Bantuan VAR Tak Ganggu Permainan Real Madrid)
Sebuah pernyataan dari keluarga Charlton yang mengumumkan kematiannya mengungkapkan, keluarga besarnya bangga kepada pria yang berstatus suami, ayah, kakek, dan kakek buyut tersebut. Charlton yang pernah menjadi manajer timnas Irlandia, meninggalkan seorang istri bernama Pat Kemp dan tiga anaknya.
(Baca juga: Preview Juventus vs Atalanta: Bukan Lawan Mudah untuk Nyonya Tua)
"Kami tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya kita terhadap kehidupan luar biasa yang dipimpinnya, dan kesenangan yang dia bawa kepada begitu banyak orang di berbagai negara dan dari semua lapisan masyarakat," bunyi pernyataan resmi keluarga Charlton dilansir Daily Mail.
“Dia adalah pria yang benar-benar jujur, baik, lucu, dan tulus yang selalu punya waktu untuk orang. Kehilangannya akan meninggalkan lubang besar di sepanjang hidup kita, tetapi kita berterima kasih atas kenangan indah seumur hidup," katanya.
Cucu Charlton, Kate dan Emma Wilkinson, memposting foto peti berisi jasad kakeknya di Twitter. Dalam postingannya, mereka mengatakan Charlton adalah pria yang baik dan tulus.
(Baca juga: Varane: Tuduhan Dapat Bantuan VAR Tak Ganggu Permainan Real Madrid)
Sebuah pernyataan dari keluarga Charlton yang mengumumkan kematiannya mengungkapkan, keluarga besarnya bangga kepada pria yang berstatus suami, ayah, kakek, dan kakek buyut tersebut. Charlton yang pernah menjadi manajer timnas Irlandia, meninggalkan seorang istri bernama Pat Kemp dan tiga anaknya.
(Baca juga: Preview Juventus vs Atalanta: Bukan Lawan Mudah untuk Nyonya Tua)
"Kami tidak bisa mengungkapkan betapa bangganya kita terhadap kehidupan luar biasa yang dipimpinnya, dan kesenangan yang dia bawa kepada begitu banyak orang di berbagai negara dan dari semua lapisan masyarakat," bunyi pernyataan resmi keluarga Charlton dilansir Daily Mail.
“Dia adalah pria yang benar-benar jujur, baik, lucu, dan tulus yang selalu punya waktu untuk orang. Kehilangannya akan meninggalkan lubang besar di sepanjang hidup kita, tetapi kita berterima kasih atas kenangan indah seumur hidup," katanya.
Cucu Charlton, Kate dan Emma Wilkinson, memposting foto peti berisi jasad kakeknya di Twitter. Dalam postingannya, mereka mengatakan Charlton adalah pria yang baik dan tulus.
Lihat Juga :