Sempat Roboh Dua Kali, Frampton Masih Mampu Pertahankan Gelar
Minggu, 19 Juli 2015 - 13:17 WIB
Sempat Roboh Dua Kali, Frampton Masih Mampu Pertahankan Gelar
A
A
A
EL PASO - Juara tinju kelas bantam super, Carl Frampton, rupanya masih terlalu tangguh bagi penantang asal Meksiko, Alejandro Gonzalez Jr ketika bertarung di Don Haskins Centre, El Paso, Texas, Sabtu (18/7/2015) waktu setempat atau Minggu (19/7/20150 WIB. Sempat dibuat roboh dua kali, petinju berjuluk The Jackal mampu bangkit dan mempertahankan sabuk juara plus menjaga rekor belum terkalahkan dengan merebut kemenangan angka bulat 116-108, 116-108, 115-109.
Gonzalez Jr yang sebelum duel diposisikan sebagai underdog melawan Frampton, justru tampil mendominasi di atas ring. Di ronde pertama, petinju berusia 22 tahun mampu merobohkan lawannya sebanyak dua kali. Pertama di menit pembuka ketika Gonzalez mengirim pukulan jab kiri, lalu yang kedua pada 15 detik sebelum ronder pertama berakhir ketika tangan kanannya menghantam wajah petinju asal Inggris. Hal tersebut membuat Frampton roboh untuk kali pertama sepanjang kariernya.
Namun banyaknya poin yang dikumpulkan Gonzalez Jr, justru banyak terbuang akibat kesalahannya sendiri. Petinju peringkat ke-13 versi IBF ditegur wasit Mark Calo-Oy akibat meninju Frampton terlalu rendah. Hal tersebut rupanya dimanfaatkan Frampton untuk bangkit.
Di ronde keenam, Frampton mulai bertarung dengan baik. Petinju yang belum terkalahkan sepanjang kariernya mulai memperlihatkan duel ala petinju juara dengan mendominasi duel, bertahan dengan baik, serta menghujani Gonzalez Jr dengan pukulan yang tepat sasaran.
Akhirnya, Frampton dinyatakan menang angka bulat 116-108, 116-108, 115-109 dalam 12 ronde. Catatan tersebut membuatnya mempertahankan sabuk juara IBF kelas bantam super dan perpanjang rekor kemenangannya jadi 21 kali belum terkalahkan.
Seusai duel, Frampton mengaku kecewa dengan penampilan buruknya di awal pertarungan. Petinju berusia 28 tahun pun memuji sang lawan yang dianggapnya mampu memberi kesulitan.
"Saya harus memberikan Alejandro Gonzalez begitu banyak kredit. Ini bukan kinerja yang saya inginkan, tapi dia mampu memukul, dia seorang petarung," beber Frampton dilansir BBC.
"Saya sangat terkejut di ronde pertama sebab saya tidak pernah jath sebelumnya. Tapi saya mampu bangkit dari dua kali jatuh dengan cepat. Saya meraih kemenangan dan memberikan begitu banyak kesenangan. tapi saya tidak mampu menghindari pukulan KO. Dua dari tiga kali tidaklah buruk," pungkasnya.
Gonzalez Jr yang sebelum duel diposisikan sebagai underdog melawan Frampton, justru tampil mendominasi di atas ring. Di ronde pertama, petinju berusia 22 tahun mampu merobohkan lawannya sebanyak dua kali. Pertama di menit pembuka ketika Gonzalez mengirim pukulan jab kiri, lalu yang kedua pada 15 detik sebelum ronder pertama berakhir ketika tangan kanannya menghantam wajah petinju asal Inggris. Hal tersebut membuat Frampton roboh untuk kali pertama sepanjang kariernya.
Namun banyaknya poin yang dikumpulkan Gonzalez Jr, justru banyak terbuang akibat kesalahannya sendiri. Petinju peringkat ke-13 versi IBF ditegur wasit Mark Calo-Oy akibat meninju Frampton terlalu rendah. Hal tersebut rupanya dimanfaatkan Frampton untuk bangkit.
Di ronde keenam, Frampton mulai bertarung dengan baik. Petinju yang belum terkalahkan sepanjang kariernya mulai memperlihatkan duel ala petinju juara dengan mendominasi duel, bertahan dengan baik, serta menghujani Gonzalez Jr dengan pukulan yang tepat sasaran.
Akhirnya, Frampton dinyatakan menang angka bulat 116-108, 116-108, 115-109 dalam 12 ronde. Catatan tersebut membuatnya mempertahankan sabuk juara IBF kelas bantam super dan perpanjang rekor kemenangannya jadi 21 kali belum terkalahkan.
Seusai duel, Frampton mengaku kecewa dengan penampilan buruknya di awal pertarungan. Petinju berusia 28 tahun pun memuji sang lawan yang dianggapnya mampu memberi kesulitan.
"Saya harus memberikan Alejandro Gonzalez begitu banyak kredit. Ini bukan kinerja yang saya inginkan, tapi dia mampu memukul, dia seorang petarung," beber Frampton dilansir BBC.
"Saya sangat terkejut di ronde pertama sebab saya tidak pernah jath sebelumnya. Tapi saya mampu bangkit dari dua kali jatuh dengan cepat. Saya meraih kemenangan dan memberikan begitu banyak kesenangan. tapi saya tidak mampu menghindari pukulan KO. Dua dari tiga kali tidaklah buruk," pungkasnya.
(rus)