Verstappen dalam Era Baru Pembalap Muda F1

Rabu, 29 Juli 2015 - 10:56 WIB
Verstappen dalam Era...
Verstappen dalam Era Baru Pembalap Muda F1
A A A
BUDAPEST - Finis di posisi keempat pada balapan F1 memang tidak se-prestisius memenangkan podium juara. Namun posisi empat yang diperoleh Max Verstappen usai balapan di GP Hungaria akhir pekan lalu merupakan hal isimewa.

Saat menandatangani kontrak untuk turun sebagai pembalap utama Toro Rosso, Verstappen banyak diragukan orang. Alih-alih karena prestasinya, Verstappen dipandang sebelah mata lantaran dia baru memulai debut balap F1 sebagai pembalap termuda sepanjang sejarah, yakni di usia 17 tahun.

Beberapa seniornya termasuk Lewis Hamilton (Mercedes) dan Sebastian Vettel (Ferrari) tidak mendukung jalan Verstappen di kasta tertinggi lomba balap mobil. Bahkan mereka meminta Federasi Balap Internasional (FIA) mengkaji ulang prosedur pemberian lisensi balap untuk driver Formula 1 karena menganggap FIA 'kecolongan' membiarkan Verstappen ikut balapan tahun ini.

Pembalap termuda sepanjang sejarah berhasil membuktikan anggapan itu salah. Pada balapan pertama di GP Hungaria akhir pekan lalu, Verstappen untuk kali pertama berhasil finis di empat besar, menyaingi duet Mercedes; Hamilton dan Nico Rosberg.

Sebagian pengamat menganggap keberhasilan Verstappen menapaki empat besar tak lepas dari kesalahan Mercedes yang kedua pembalapnya melepas podium juara di Sirkuit Hungaroring, namun sebagian lain melihatnya sebagai era baru generasi pembalap muda. "Ini luar biasa, hasil di Hungaroring adalah hal yang istimewa bagi saya, bagi karir saya," kata Verstappen saat itu, dikutip Autosport.

Selain Verstappen, pembalap muda lain yang bersinar di GP Hungaria 2015 akhir pekan lalu adalah Daniil Kvyat (21 tahun) yang merontokkan dominasi Mercedes. Pembalap Red Bull yang musim lalu hanya sebagai cadangan itu sukses finis di posisi kedua, di belakang Vettel yang memenangkan gelar juara. (Baca juga : Wonderkid F1 yang Siap Besinar Musim Ini)
(bbk)
Berita Terkait
Balapan di Luar Eropa...
Balapan di Luar Eropa Sulit Digelar, F1 Batalkan Race di Singapura dan Jepang
Bangkit Lawan Corona,...
Bangkit Lawan Corona, Dunia Olahraga Rancang Skenario Gelar Kompetisi
Pensiun dari Formula...
Pensiun dari Formula 1, Carlos Sainz Jr Ingin Lanjutkan Karier di Olahraga Reli
Inilah Wasiat Nyeleneh...
Inilah Wasiat Nyeleneh Bernie Ecclestone Sebelum Meninggal: Ambil Kotak Kardus dan Tulis DHL
Max Verstappen Buka...
Max Verstappen Buka Peluang Pensiun Muda dari Olahraga Formula 1
Lewis Hamilton, Pembalap...
Lewis Hamilton, Pembalap dengan Podium Terbanyak di Formula 1
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
2 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
4 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
4 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
7 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
7 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved