Bangkit Lawan Corona, Dunia Olahraga Rancang Skenario Gelar Kompetisi
Selasa, 30 Juni 2020 - 13:39 WIB
loading...
Foto/Istimewa
A
A
A
LONDON - Pandemi virus corona telah memengaruhi acara olahraga di seluruh dunia sejak Maret lalu. Namun, harapan untuk bangkit mulai menemui titik terang setelah sejumlah federasi olahraga merancang skenario untuk bisa menggelar kompetisi di tengah krisis kesehatan global tersebut.
Sampai saat ini wabah virus yang biasa disebut Covid-19 itu sudah menewaskan lebih dari 500.000 jiwa. Bahkan, jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di seluruh dunia telah melonjak hingga 10 juta orang. Jelas, menghentikan semua kegiatan olahraga menjadi salah satu alasan kuat untuk meminimalisasi penyebaran karena melibatkan banyak orang di setiap acaranya.
Setelah liga sepak bola di beberapa negara mulai berani menggelar pertandingan di tengah pandemi membuat beberapa cabang olahraga nonsepak bola mulai menyatakan siap comeback. Mulai dari MotoGP, Formula One (F1), tenis, NBA, dan beberapa cabang olahraga lainnya. Salah satu alasannya untuk bangkit adalah masalah ekonomi yang berdampak kepada stakeholder terkait di dalamnya. (Baca: Ada Gosip Lorenzo akan Gabung dengan Tim Ducati)
Olahraga taraf dunia yang paling dekat akan kembali digelar adalah F1. Grand Prix (GP) Austria rencananya akan menjadi seri perdana musim 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, 5 Juli mendatang. Bahkan, sirkuit tersebut juga akan menggelar seri kedua pada pekan berikutnya. Hal itu dilakukan untuk mempersingkat waktu agar kejuaraan dunia balapan mobil paling bergengsi itu rampung sesuai target.
Pasalnya, Federasi Internasional Automobile (FIA) baru menetapkan delapan seri pada kalender F1 2020 seusai direvisi terkait penundaan akibat virus korona. Ada tujuh balapan yang dibatalkan seperti Australia, Belanda, Monako, Azerbaijan, Prancis, Singapura, dan Jepang. Sementara beberapa negara lain masih menunggu kepastian dari pemerintah setempat.
Sampai saat ini wabah virus yang biasa disebut Covid-19 itu sudah menewaskan lebih dari 500.000 jiwa. Bahkan, jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di seluruh dunia telah melonjak hingga 10 juta orang. Jelas, menghentikan semua kegiatan olahraga menjadi salah satu alasan kuat untuk meminimalisasi penyebaran karena melibatkan banyak orang di setiap acaranya.
Setelah liga sepak bola di beberapa negara mulai berani menggelar pertandingan di tengah pandemi membuat beberapa cabang olahraga nonsepak bola mulai menyatakan siap comeback. Mulai dari MotoGP, Formula One (F1), tenis, NBA, dan beberapa cabang olahraga lainnya. Salah satu alasannya untuk bangkit adalah masalah ekonomi yang berdampak kepada stakeholder terkait di dalamnya. (Baca: Ada Gosip Lorenzo akan Gabung dengan Tim Ducati)
Olahraga taraf dunia yang paling dekat akan kembali digelar adalah F1. Grand Prix (GP) Austria rencananya akan menjadi seri perdana musim 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, 5 Juli mendatang. Bahkan, sirkuit tersebut juga akan menggelar seri kedua pada pekan berikutnya. Hal itu dilakukan untuk mempersingkat waktu agar kejuaraan dunia balapan mobil paling bergengsi itu rampung sesuai target.
Pasalnya, Federasi Internasional Automobile (FIA) baru menetapkan delapan seri pada kalender F1 2020 seusai direvisi terkait penundaan akibat virus korona. Ada tujuh balapan yang dibatalkan seperti Australia, Belanda, Monako, Azerbaijan, Prancis, Singapura, dan Jepang. Sementara beberapa negara lain masih menunggu kepastian dari pemerintah setempat.
Lihat Juga :