Teror di Prancis Bikin Suasana Skuat PSG Kacau
Minggu, 15 November 2015 - 14:44 WIB
Teror di Prancis Bikin Suasana Skuat PSG Kacau
A
A
A
PARIS - Aksi teror yang menyasar Kota Paris, Sabtu (14/11/2015) lalu berdampak pada kondisi psikis pemain Les Parisien alias Paris Saint Germain (PSG). Beberapa pemain menolak kembali ke Kota Paris lantaran takut.
Pemain bertahan PSG asal Brasil, David Luiz mengatakan dirinya belum berani kembali ke klub begitu mendengar kabar serangan teroris di Stade of France. Saat insiden terjadi, Luiz tengah memperkuat negaranya, Brasil, untuk kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol.
"Saya memiliki pacar dan keluarga di Paris. Mereka semua sangat sedih dan takut. Saya tidak tahu apa saya harus kembali," kata Luiz, dikutip Daily Mail.
Senada dengan Luiz, penyerang Edinson Cavani dengan tegas menolak kembali ke timnya dalam waktu dekat. Dalam wawancara bersama L'Equipe, penyerang asal Uruguay mengaku sangat takut kembali ke Paris. "Saya tidak ingin kembali ka Paris," kata Cavani.
Berbeda dengan Luiz dan Cavani, penyerang Marco Verratti tidak keberatan kembali ke Paris seusai jeda internasional. Agen Verratti, Donato Di Campli, memastikan kliennya akan memperkuat PSG dalam lanjutan Ligue 1, 21 November mendatang.
"Verratti tidak berada di Prancis. Tapi dia mengatakan tidak takut untuk kembali ke Paris. Kami hanya berharap situasi kembali normal," katanya.
Situasi Kota Paris hingga saat ini masih mencekam. Sudut-sudut kota hanya terlihat polisi dan tentara. Sementara Stadion Stade of France ditutup untuk umum. (Baca juga : Granat Meledak, Puluhan Orang Tewas saat Laga Prancis-Jerman)
PSG dijadwalkan akan bertandang ke markas Lorient, dalam lanjutan Ligue 1, Sabtu (21/11/2015) mendatang. PSG menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Prancis musim ini.
Pemain bertahan PSG asal Brasil, David Luiz mengatakan dirinya belum berani kembali ke klub begitu mendengar kabar serangan teroris di Stade of France. Saat insiden terjadi, Luiz tengah memperkuat negaranya, Brasil, untuk kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Conmebol.
"Saya memiliki pacar dan keluarga di Paris. Mereka semua sangat sedih dan takut. Saya tidak tahu apa saya harus kembali," kata Luiz, dikutip Daily Mail.
Senada dengan Luiz, penyerang Edinson Cavani dengan tegas menolak kembali ke timnya dalam waktu dekat. Dalam wawancara bersama L'Equipe, penyerang asal Uruguay mengaku sangat takut kembali ke Paris. "Saya tidak ingin kembali ka Paris," kata Cavani.
Berbeda dengan Luiz dan Cavani, penyerang Marco Verratti tidak keberatan kembali ke Paris seusai jeda internasional. Agen Verratti, Donato Di Campli, memastikan kliennya akan memperkuat PSG dalam lanjutan Ligue 1, 21 November mendatang.
"Verratti tidak berada di Prancis. Tapi dia mengatakan tidak takut untuk kembali ke Paris. Kami hanya berharap situasi kembali normal," katanya.
Situasi Kota Paris hingga saat ini masih mencekam. Sudut-sudut kota hanya terlihat polisi dan tentara. Sementara Stadion Stade of France ditutup untuk umum. (Baca juga : Granat Meledak, Puluhan Orang Tewas saat Laga Prancis-Jerman)
PSG dijadwalkan akan bertandang ke markas Lorient, dalam lanjutan Ligue 1, Sabtu (21/11/2015) mendatang. PSG menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Prancis musim ini.
(sha)