Alasan Persip Layak Pertahankan Pelatih

Senin, 04 Januari 2016 - 19:16 WIB
Alasan Persip Layak...
Alasan Persip Layak Pertahankan Pelatih
A A A
PEKALONGAN - Pelatih Persip Pekalongan musim 2015, Gatot Barnowo,akan dipertahankan untuk musim 2016. Sinyal bertahannya Gatot menguat setelah dia dianggap memiliki hubungan yang bagus dengan manajemen.

Mantan General Manager Persip Pekalongan, Aam Ichwan mengatakan, jika boleh diberi usul, dia akan mengajukan nama Gatot Barnowo untuk kembali membesut tim musim ini. Pelatih asal Magelang yang musim 2014 lalu menukangi PSCS Cilacap itu selama membela tim Kota Batik, dianggap mampu meracik tim dengan baik.


”Hubungan dengan manajemen bagus dan juga tim cukup mumpuni. Kami ingin jajaran pelatih dan pemain 2015 tetap dipertahankan lagi,”kata Aam, saat dihubungi.
Kendati berharap tim kembali dibesut Gatot Barnowo, Aam mengaku tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan. Semuanya tergantung dari keputusan CEO Persip Budi Setiawan, atau yang akrab disapa Wawan, karena juga harus mempertimbangkan banyak aspek.

”Mudah-mudahan, anggaran dananya sama dengan 2015, sehingga bisa menggunakan tim lalu,” ucapnya.

Menurut Aam, khusus untuk pemain musim lalu, tentu harus mempertimbangkan kondisinya terkini. Kendati sudah kenyang pengalaman, mereka tetap harus ikut seleksi, termasuk Saiful Amar maupun Robby Fajar. Akibat tidak ada kompetisi, belum tentu pemain kondisinya bugar.



”Fisik tetap harus dipantau. Pemain yang bergabung tentu mereka yang siap untuk turun dalam turnamen atau kompetisi,” terangnya.

Persip Pekalongan sejauh ini masih adem ayem. Manajemen belum ada tanda-tanda akan dikumpulkan kembali, untuk bersiap menghadapi Piala Gubernur ataupun turnamen Independen dari PT Liga Indonesia.

Ada kemungkinan, Persip memilih untuk wait and see, agar tidak mengulang kekecewaan seperti musim 2015. Kala itu, sudah melakukan pembentukan tim cukup lama, namun pada akhirnya gagal untuk turun dalam kompetisi karena dibatalkan.


Aam menyatakan, CEO belum menjadwalkan pertemuan dengan jajaran manajemen musim lalu. Dia mengaku tidak tahu alasannya. ”Mungkin juga karena musim lalu gagal ikut kompetisi. Makanya untuk musim 2016, CEO akan melihat terlebih dulu, konsep dan regulasinya seperti apa, baik itu Piala Gubernur maupun turnamen Independen, sebelum mempersiapkan tim,” tandasnya.

Pihaknya berharap agar konflik sepak bola nasional segera mencair dan kompetisi resmi kembali bergulir, karena sudah dinantikan oleh banyak klub Divisi Utama. Sehingga apa pun bentuknya, baik itu turnamen atau kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia, tidak menemui batu sandungan.
(aww)
Berita Terkait
Inilah Top 10 Transfer...
Inilah Top 10 Transfer Terbesar di Bursa Transfer Musim Panas 2021
Pelatih Persib Ingin...
Pelatih Persib Ingin Standardisasi di Bursa Transfer Liga 1
Klub Liga Primer Inggris...
Klub Liga Primer Inggris Habiskan 1,24 Miliar Pounds di Bursa Transfer
Faktor Lambatnya MU...
Faktor Lambatnya MU di Bursa Transfer
Aksi Aneh Madrid di...
Aksi Aneh Madrid di Bursa Transfer
10 Peristiwa Paling...
10 Peristiwa Paling Disorot di Bursa Transfer La Liga 2020
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
2 jam yang lalu
Resmi, Arne Slot Mundur...
Resmi, Arne Slot Mundur dari Liverpool
2 jam yang lalu
Kualifikasi MotoGP Italia...
Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Pole Position, Marc Marquez Keempat
3 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Final Liga Champions: Arsenal vs Paris Saint-Germain
5 jam yang lalu
John Herdman Senang...
John Herdman Senang Pemain Timnas Indonesia Latihan dengan Militan
7 jam yang lalu
Intip Keseruan Latihan...
Intip Keseruan Latihan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026: Dimeriahkan Ratusan Suporter
8 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved