Uang Jadi Daya Pikat Pesepak Bola Dunia Terbang ke China

Jum'at, 05 Februari 2016 - 17:12 WIB
Uang Jadi Daya Pikat...
Uang Jadi Daya Pikat Pesepak Bola Dunia Terbang ke China
A A A
SHANGHAI - Sepak bola China benar-benar sedang menggeliat. Sejumlah pemain dunia pun kini melirik untuk mencoba peruntungan di Negeri Tirai Bambu. Uang jua yang jadi daya pikat mereka sudi bermain di Benua Kuning.

Sven Goran Eriksson yang saat ini menjadi pelatih Shanghai SIPG tak memungkiri uang jadi magnet mendatangkan pemain dari belahan dunia mau bermain di China. Beberapa nama beken sudah menjadi bagian klub dan siap unjuk kebolehan.

Alex Teixiera jadi pemain terbaru yang akan meramaikan liga sepak bola di sana. Pemain Shakhtar Donets itu pun rela menolak pinangan Liverpool dan lebih memilih Jiangsu Suning. Sebelumnya juga ada mantan pemain Chelsea Ramirez dan Jackson Martinez dari Atletico Madrid yang diharapkan menghidupkan kompetisi.

"Anda tak akan memungkiri kalau uang memang jadi faktor utama. Selama ini Liga Champions Asia selalu didominasi wakil Jepang dan Korea serta Australia. Tapi sekarang dalam dua dari tiga musim terakhir Guangzhou Evergrande yang dilatih Luiz Felipe Scolari sudah bisa memenangkannya," ucap Eriksson dilansir Soccerway, Jumat (5/2/2016).

Eriksson membeberkan di China sepak bola hadir setiap hari di televisi. "Bukan hanya Liga Inggris atau Liga Champions, mereka juga menyiarkan Liga Europa. Dan Liga Super China kini hadir dan itulah sebabnya menarik nama-nama besar untuk datang ke sini."

Gairah sepak bola China juga didukung pemerintah. Prestasi tim nasional China menjadi tujuan utama dengan adanya liga berkualitas dengan mendatangkan pemain berkelas.

Sejauh ini, kata Eriksson, tidak ada kendala berarti bekerja di China. Cuma soal budaya dan bahasa yang kerap menghambat.

"Persoalan terbesar adalah bahasa. Pemain Eropa akan kesulitan belajar bahasa China. Tapi berbeda dengan di kota besar, seperti Shanghai. Banyak orang yang bisa berbahasa Inggris."

Di akhir cerita Eriksson merasa kagum dengan keindahan Shanghai. "Ini adalah kota besar yang indah dengan teater, pusat perbelanjaan dan restoran. Ini menyaingi London."
(bbk)
Berita Terkait
Liga Belanda Dihentikan...
Liga Belanda Dihentikan Tanpa Ada Juara
Liga Inggris Tak Mau...
Liga Inggris Tak Mau Bernasib Serupa dengan Liga Belanda
Meraba Masa Depan Odion...
Meraba Masa Depan Odion Ighalo di Manchester United
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, Marouane Fellaini: Bagian Tersulit Ada di Belakang Saya!
Media Vietnam Tersentak,...
Media Vietnam Tersentak, Shin Tae-yong Pilih Timnas Indonesia ketimbang Melatih di China
Dimulai 12 Klub Elite,...
Dimulai 12 Klub Elite, European Super League Siap Jalan; Pamor Liga Champions Terancam?
Berita Terkini
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
2 jam yang lalu
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
3 jam yang lalu
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
4 jam yang lalu
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
4 jam yang lalu
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
6 jam yang lalu
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
9 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved