Dorna Menyuruh Pembalap Saling Membenci Satu Sama Lain

Sabtu, 10 Desember 2016 - 08:00 WIB
Dorna Menyuruh Pembalap...
Dorna Menyuruh Pembalap Saling Membenci Satu Sama Lain
A A A
BOLOGNA - Seperti diketahui, Dorna sudah lama berkecimpung sebagai pengelola sebuah kejuaraan dunia balap motor. Karena perusahaan yang berbasis di Madrid tersebut, sejak 1992 sudah menjadi pemegang hak komersial eksklusif dan hak siar televisi Kejuaraan Dunia Balap GP Motor (kini MotoGP).

Pada Jumat (9/12/2016) seperti dilaporkan GPOne, pembalap WSBK dari tim Aruba.it Ducati, Chaz Davies, baru saja mengungkap keburukan Dorna Sports. Menurut juara dunia World Supersport (600cc) 2011 bersama Yamaha tersebut, perusahaan profesional pengelola WSBK itu, telah melontarkan peraturan tidak tertulis kepada setiap pembalap.

Tujuannya, agar tercipta rivalitas di luar lintasan antar sesama pembalap motor kelas produksi 1000cc. Namun, tampaknya ada maksud tersembunyi lain dari Dorna. Dengan terciptanya rivalitas antar pembalap tidak hanya di dalam lintasan, maka berbagai media massa dunia bakal lebih tertarik dan intens lagi menyorot WSBK. Artinya, siaran langsung WSBK dan juga profil setiap pembalap dan timnya, bakal makin populer ke seluruh dunia.

Akan tetapi, hal itu tidak berlaku bagi Chaz Daviez yang musim lalu finis sebagai runner-up klasemen akhir, dan musim ini turun ke peringkat ketiga, keduanya ketika membela tim Ducati. “Dorna duduk bersama kami (para pembalap WSBK) dan menyuruh kami , agar kami lebih sering beradu argumen, dan juga memiliki rasa saling membenci antar sesama pembalap,” sembur Chaz Davies kepada MCN Sport.

“Saya duduk bersebelahan dengan Jonathan Rea (juara WSBK 2015-16) dan mereka (Dorna) melihat ke arah kami berdua, seraya menyuruh kami, untuk menciptakan hal yang mereka kemukakan tadi,” imbuh Chaz, yang pada 2007 melakukan debut MotoGP bersama tim Pramac D’Antin Ducati di Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat (finis ke-16).

“Saya memahami apa yang mereka katakan, saya mengerti maksud mereka. Tapi, saya di sini (lintasan) untuk melakukan balapan motor dan tidak peduli jika saya harus bermasalah dengan pembalap di sebelah saya. Jika seseorang ingin jatuh (di aspal dan keluar lintasan) bersama saya, itu bagus. Karena saya akan menggeber motor lebih cepat ketika saya merasa marah. Namun, saya tidak akan berusaha mencari sebuah perkelahian (perseteruan antar pembalap),” tutup Davies.

Sedang eks direktur eksekutif WSB Dorna yang juga jadi salah satu pengelola MotoGP, Xavier Alonso, membalas komentar dari Chaz Davies. “Para pembalap top WSBK dalam keadaan nyaman di sana. Mereka butuh lebih banyak bertarung, ini adalah hal yang saya minta (kepada mereka) di sepanjang waktu. Mereka merupakan pembalap yang fantastis. Tapi, saya tidak ingin melihat sebuah keluarga bahagia di paddock. Saya mau melihat sebuah full balapan (di dalam maupun di luar lintasan),” sembur Alonso.

Ah, kalau kita para pecinta MotoGP dan WSBK atau F1 mau menduga. Bisa jadi, perseteruan atau rivalitas di luar lintasan antara beberapa pembalap top di kejuaraan tersebut, misalnya antara Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo di tim Yamaha, atau Rossi dengan Marc Marquez. Mungkin tercipta dari ide Dorna yang mau melihat itu terealisasi. Bagaimana tanggapan Anda?
(sbn)
Berita Terkait
Pembalap Superbike:...
Pembalap Superbike: Mengapa Pensiun Rossi?
Vinales Ditantang Ayahnya...
Vinales Ditantang Ayahnya Balapan di Superbike
Aprilia Andalkan Mantan...
Aprilia Andalkan Mantan Pembalap Superbike di Tiga Seri MotoGP
Juara Superbike Sesalkan...
Juara Superbike Sesalkan Keputusan Dovizioso Tinggalkan Ducati
Yamaha Incar Pembalap...
Yamaha Incar Pembalap Superbike asal Turki untuk MotoGP 2023
Sirkuit Mandalika Tuan...
Sirkuit Mandalika Tuan Rumah Balapan World Superbike 2021
Berita Terkini
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
2 jam yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
2 jam yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
7 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
7 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
7 jam yang lalu
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved