Dua Kali Cium Kanvas, Zhakiyanov Curi Gelar Dunia
Minggu, 12 Februari 2017 - 21:40 WIB
Dua Kali Cium Kanvas, Zhakiyanov Curi Gelar Dunia
A
A
A
TOLEDO - Petinju Kazakhstan, Zhanat Zhakiyanov mengungkapkan bahwa dirinya sudah yakin akan mengakhiri laga kontra juara dunia kelas bantam WBA Super/IBO, Rau'shee Warren dengan kemenangan. Pertarungan Zhakiyanov versus Warren berlangsung di Huntington Center, Toledo, Ohio, Amerika Serikat, Sabtu (11/2).Dalam laga tersebut, Zhakiyanov masih dilindungi dewi fortuna, pasalnya dia sudah dua kali roboh pada ronde pembuka. Sang juara bertahan, Warren sepertinya sudah merasa jika duel mempertahankan gelar pertamanya itu akan berakhir lebih cepat saat dia mampu dua kali menjatuhkan penantang dalam tiga menit pertama.Akan tetapi, petinju didikan Ricky Hatton, Zhakiyanov justru semakin kuat dan secara bertahap mampu mengambil kendali pertarungan. Zhakiyanov, yang berstatus juara interim WBA dalam duel ini, menghujani Warren dengan sepasang pukulan kanan pada ronde ketiga. Dan Warren pun sempat terjatuh di kanvas.Di sisa pertarungan, Zhakiyanov terus menerus melancarkan serangan tanpa kenal lelah, pukulan-pukulan ke tubuh lawan terlihat sangat efektif. Setelah 12 ronde pertarungan berakhir, satu hakim memberikan skor 115-111 untuk Warren, sedang dua lainnya memberikan 116-110 dan 115-111 untuk Zhakiyanov."Saya tahu pada akhirnya saya pantas menang, tapi karena di mana kami berada, kami tidak yakin jika hakim akan memberikannya kepada kami," ujar Zhakiyanov, seperti dikutip ESPN."Jadi itu mengejutkan kami, tapi tidak berarti saya memenangkan pertarungan. Saya menderita di awal, tapi saya menguasai dia di hampir setiap ronde setelah itu dan pada akhirnya petinju yang kuat (pemenangnya)," lanjut Zhakiyanov.Zhakiyanov mengungkapkan bahwa pelatihnya, Ricky Hatton memintanya untuk membuat penyesuaian, setelah mengawali laga dengan buruk. "Sekali saya masuk ke dalam dan memforsir pertempuran, saya lihat tenaga (Warren) sudah menurun," sambungnya.Dengan kemenangan ini, Zhakiyanov meningkatkan catatan profesionalnya menjadi 27 kemenangan (17KO) dan satu kekalahan. Sementara, Warren, yang baru merebut sabuk juara dari Juan Carlos Payano pada Juni tahun lalu, membukukan 14-2, 4KO.
(nug)