Insiden di GP Singapura Bikin Ferrari Terancam Kehilangan Gelar Juara Dunia
Senin, 18 September 2017 - 15:23 WIB
Insiden di GP Singapura Bikin Ferrari Terancam Kehilangan Gelar Juara Dunia
A
A
A
SINGAPURA - Pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen disebut melakukan kecerobohan luar biasa ketika terlibat kecelakaan di GP Singapura 2017. Akibat kecerobohan tersebut, Ferrari bisa kehilangan gelar juara dunia di pentas F1.
Pada perlombaan yang berlangsung di GP Singapura 2017, mobil Vettel dan Raikkonen bertabrakan beberapa meter setelah garis start. Akibatnya, kedua pembalap gagal finis dan balapan dimenangkan Lewis Hamilton yang notabene pembalap rival dari tim Mercedes.
Pers di Inggris mengatakan kecerobohan dua pembalap Ferrari itu bisa berbuntut pada hilangnya kesempatan Ferrari memenangkan gelar juara dunia. Tidak hanya itu, hubungan kedua pembalap Ferrari juga bisa terganggu.
Dalam tayangan lambat, kecelakaan itu bermula ketika Vettel hendak melakukan block kepada pembalap Red Bull, Max Verstappen, sesaat setelah start. Sayangnya, usaha tersebut justru membuat Verstappen menginjak rem sehingga mobil Red Bull justru dihantam Raikkonen.
Mobil Raikkonen kemudian kehilangan kendali sehingga menabrak Vettel yang belum terlalu ngebut. Alhasil, Vettel dan Raikkonen menjadi pembalap yang paling dirugikan atas insiden tersebut karena keduanya gagal finis.
Mengingat Sirkuit Marina Bay merupakan lintasan favorit Ferrari -bahkan Hamilton mengakui hal tersebut- maka kecerobohan yang ditimbulkan pembalap Ferrari seakan memberikan cuma-cuma gelar juara GP Singapura 2017 kepada Hamilton. (Baca juga:
"Kesalahan sebagian besar bersumber pada Vettel yang entah bagaimana ceroboh dalam usaha mematikan langah Verstappen. Verstappen bukan sosok pentik dalam pertempuran besar dia melawan Hamilton," demikian pendapat Oliver Brown yang merupakan penulis senior di The Daily Telegraph.
Pada perlombaan yang berlangsung di GP Singapura 2017, mobil Vettel dan Raikkonen bertabrakan beberapa meter setelah garis start. Akibatnya, kedua pembalap gagal finis dan balapan dimenangkan Lewis Hamilton yang notabene pembalap rival dari tim Mercedes.
Pers di Inggris mengatakan kecerobohan dua pembalap Ferrari itu bisa berbuntut pada hilangnya kesempatan Ferrari memenangkan gelar juara dunia. Tidak hanya itu, hubungan kedua pembalap Ferrari juga bisa terganggu.
Dalam tayangan lambat, kecelakaan itu bermula ketika Vettel hendak melakukan block kepada pembalap Red Bull, Max Verstappen, sesaat setelah start. Sayangnya, usaha tersebut justru membuat Verstappen menginjak rem sehingga mobil Red Bull justru dihantam Raikkonen.
Mobil Raikkonen kemudian kehilangan kendali sehingga menabrak Vettel yang belum terlalu ngebut. Alhasil, Vettel dan Raikkonen menjadi pembalap yang paling dirugikan atas insiden tersebut karena keduanya gagal finis.
Mengingat Sirkuit Marina Bay merupakan lintasan favorit Ferrari -bahkan Hamilton mengakui hal tersebut- maka kecerobohan yang ditimbulkan pembalap Ferrari seakan memberikan cuma-cuma gelar juara GP Singapura 2017 kepada Hamilton. (Baca juga:
"Kesalahan sebagian besar bersumber pada Vettel yang entah bagaimana ceroboh dalam usaha mematikan langah Verstappen. Verstappen bukan sosok pentik dalam pertempuran besar dia melawan Hamilton," demikian pendapat Oliver Brown yang merupakan penulis senior di The Daily Telegraph.
(bep)