Haru Biru Henry saat Prancis Singkirkan The Red Devils

Kamis, 12 Juli 2018 - 15:26 WIB
Haru Biru Henry saat...
Haru Biru Henry saat Prancis Singkirkan The Red Devils
A A A
SAINT-PETERSBURG - Saat wasit Andres Cunha asal Uruguay meniup peluit panjang, asa Belgia pun hancur. Setelah meredakan dan menghibur Kevin de Brunye dkk yang terluka lantaran gagal melangkah ke final Piala Dunia 2018, Thierry Henry pun menghampiri Didier Deschamps.

Dari media tribune, terlihat dengan gentle dia berjalan ke arah mantan rekannya saat bahu membahu di tim nasional Prancis, Henry lalu berbicara sedikit, memeluk Deschamps, mencium kedua pipinya, dan menepuk pundaknya. Kebesaran hati ditunjukkan Henry, dini hari kemarin. Secara gamblang terlihat Henry mengucapkan selamat atas keberhasilan Deschamps melaju ke final Piala Dunia 2018.

Les Bleus memastikan itu setelah memukul Belgia 1-0. Dari layar televisi media terlihat jelas raut kecewa Henry yang sejak 2016 lalu menerima pinangan Roberto Martinez untuk menukangi Belgia. Peran besar Henry membentuk The Red Devils sebagai tim yang amat agresif di kualifikasi dan putaran final Piala Dunia sangat diakui Martinez.

“Perasaan dia pasti campur aduk. Negaranya lolos ke final, dia pasti bangga. Apalagi, dia dulu lama membela timnasnya. Tapi, sekarang, anak asuhannya gagal ke final karena disingkirkan timnas negaranya. Saya salut kepada dia,” ujar Jean, wartawan asal Belgia. Dalam beberapa kesempatan, termasuk latihan tim, Henry selalu hadir. Dia memiliki pendekatan berbeda dengan De Bruyne dkk.

“Lebih personal, pemain amat mengagumi dia. Dia memiliki banyak peng alaman yang bisa bermanfaat bagi pemain Belgia,” ucap Jean. Henry tak pernah terlihat di konferensi pers. Bahkan, di beberapa media opportunity yang digelar Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Henry tidak ikut berbicara. Penampakannya juga hanya sekilas.

“Itu Roberto (Marti nez),” ujar nya, menghindari pertanyaan wartawan dan mengarahkan para pemburu berita agar bertanya kepada sang nakhoda, kala digelar media meeting di basecamp Prancis di Istra Distict, Glebovsky, Oktybrskaya, luar Kota Moskow. Legenda Arsenal itu pernah merespons mengapa dia mau memoles tim Belgia dan kenapa tidak bergabung dengan Deschamps mengembalikan masa kejayaan sepak bola Prancis. Jawabannya singkat: “Belgia adalah tempat belajar yang tepat,” ujarnya.
(don)
Berita Terkait
Prancis Berpeluang Pertahankan...
Prancis Berpeluang Pertahankan Gelar, Giroud Kenang Piala Dunia 2018
Berhasil Pecahkan Kutukan,...
Berhasil Pecahkan Kutukan, Fans Timnas Prancis Percaya Diri Juara Piala Dunia Lagi
Piala Dunia 2022: Profil...
Piala Dunia 2022: Profil Timnas Prancis
Prancis Ngalap Berkah...
Prancis Ngalap Berkah Jersey Serbabiru Juara Piala Dunia 2018 saat Lawan Argentina
Karim Benzema Sudah...
Karim Benzema Sudah Tidak Bugar Sebelum Gabung Timnas Prancis
Olivier Giroud Puji...
Olivier Giroud Puji Pertahanan Prancis Usai Bungkam Inggris, Jadi Ingat Lawan Belgia di Piala Dunia 2018
Berita Terkini
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
1 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
8 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved