Hubungan Lorenzo dan Tim Honda Mulai Memanas

Jum'at, 13 September 2019 - 10:54 WIB
Hubungan Lorenzo dan...
Hubungan Lorenzo dan Tim Honda Mulai Memanas
A A A
MISANO - Hubungan antara Jorge Lorenzo mulai memanas. Hal tersebut terkait dengan komentar manajer tim Repsol Honda Alberto Puig yang meminta Lorenzo lebih meningkatkan skillnya untuk bisa mengimbangi aksi Marc Marquez di lintasan MotoGP 2019.

Namun komentar Puig ini langsung disambar Lorenzo. Juara tiga kali MotoGP mengaku tidak mengerti dengan ucapan Puig yang meminta dirinya untuk lebih ganas lagi dengan meningkatkan keberanian dan kemauan.

"Ya, dia bos dan orang yang sangat saya hormati karena saya pikir dia tahu tentang motor dan MotoGP]ini," jawab Lorenzo dilansir Crash, Jumat (13/9/2019).

"Tetapi bagaimana dia mengatakan bahwa saya tidak mencoba dan tidak mengambil risiko dengan motor ini. Saya mengalami kecelakaan besar, selalu karena saya ingin mencoba untuk mendapatkan hasil yang baik," sambung Lorenzo.

"Mungkin itu masalahnya. Saya mendorong terlalu banyak sebelum tahu persis karakter motor dan itu sebabnya saya jatuh dan cedera. Ini membuat segalanya jauh lebih sulit. Karena semuanya berasal dari cedera. Tanpa cedera, saya yakin saya bisa, mungkin tidak memenangkan balapan, tetapi finis di podium dan di lima besar."

Tak bisa dipungkiri sejak bergabung dengan Honda, Lorenzo mengalami banyak kendala. Selain kesulitan beradaptasi dengan tunggangan, cedera usai kecelakaan di Assen tercatat yang terparah. Ia absen selama dua bulan untuk memulihkan patah tulang belakang.

Karenanya Lorenzo tidak diterima dituding tidak menunjukkan semangat juang di Honda. Ia lantas membandingkan ketika masih di Ducati.

"Saya juga berjuang tahun pertama di Ducati, tetapi saya lebih banyak berjuang kali ini karena sebelum musim dimulai, saya mengalami dua cedera besar tahun lalu, cedera kaki di Aragon dan pergelangan tangan di Thailand. Kemudian di pra-musim saya juga mengalami retak tulang skafoid. Di Qatar saya mengalami beberapa tulang rusuk saya patah dan yang besar ada di Assen."

"Saya tidak pernah 100% fit untuk mengendarai Honda, jadi saya tidak akan pernah bisa mendorong secara maksimal. Seperti ini di MotoGP itu sulit, terlebih lagi ketika Anda tidak merasa benar-benar nyaman dengan motor itu," papar Lorenzo.
(bbk)
Berita Terkait
Ngobrol Bareng Iannone...
Ngobrol Bareng Iannone Soal Kasus Doping, Lorenzo: Dia Meyakinkan Saya
Jorge Lorenzo, Pria...
Jorge Lorenzo, Pria Humble yang Rindu Stempel Juara Dunia MotoGP
Masih Sakit Hati, Ciabatti...
Masih Sakit Hati, Ciabatti Ogah Bawa Lorenzo Balik ke Ducati
Ada Gosip Lorenzo Bakal...
Ada Gosip Lorenzo Bakal Gabung dengan Tim Ducati
Sirkus MotoGP Asik Ngaspal...
Sirkus MotoGP Asik Ngaspal di Jerez, Lorenzo Malah Pamer Mobil
Tak Ada Urgensi Lorenzo...
Tak Ada Urgensi Lorenzo Balapan di MotoGP
Berita Terkini
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Korea di Piala Dunia 2026: Son Jadi Motor, Bek Muda Cho Wi-je Debut
3 jam yang lalu
FIFA Terapkan Teknologi...
FIFA Terapkan Teknologi Offside Baru di Piala Dunia 2026, Bendera Tak Lagi Terlambat Diangkat
4 jam yang lalu
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Leo/Daniel Gugur, Tiga...
Leo/Daniel Gugur, Tiga Wakil Merah Putih Tembus 16 Besar Indonesia Open 2026
17 jam yang lalu
Perjalanan Rifat Siapkan...
Perjalanan Rifat Siapkan Generasi Ketiga Keluarga Sungkar di Dunia Balap
19 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved