Imbas Protes Uighur, China Hapus Karakter Oezil dari PES 2020

Kamis, 19 Desember 2019 - 12:08 WIB
Imbas Protes Uighur,...
Imbas Protes Uighur, China Hapus Karakter Oezil dari PES 2020
A A A
LONDON - Komentar Mesut Oezil soal nasib kaum Muslim Uighur berbuntut panjang. Setelah China memberedel tayangan pertandingan Arsenal, kini Negeri Tirai Bambu menghapus karakter Oezil di video game PES 2020.

Versi teranyar Pro Evolution Soccer (PES) di China sudah tidak lagi memuat sosok Oezil. Padahal, versi PES 2019 dan versi sebelum itu, masih ditemui karakter Oezil bersama klub Arsenal.

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah China maupun Konami selaku developer konsol game tersebut. Namun, perusahan internet dan teknologi di China, NetEase, mengatakan bahwa penghapusan nama Oezil tak lepas dari komentarnya soal Muslim Uighur.

NetEase sebagai perusahaan yang merilis PES di Negeri Tirai Bambu, menyebut komentar Oezil telah melukai hati masyarakat di China. Belum diketahui secara persis, sampai kapan Oezil hilang di video game PES 2020.

Menurut laporan Realsport101, Kamis (19/12/2019), penghapusan nama Mesut Oezil tidak cuma terjadi pada versi konsol. Namun, untuk versi mobile, nama Oezil juga tidak lagi bisa ditemukan.

Sebelum peristiwa ini, mesin pencari di China juga diseting agar tidak bisa menemukan kata Mesut Oezil. Forum penggemar Oezil di platform komunikasi terbesar China, Baidu, bahkan dilaporkan sudah tidak lagi beroperasi.

Tak berhenti sampai di situ, menurut laporan Reuters, sejumlah toko yang berdiri pada situs jual beli online, misalnya Taobao -yang dimiliki Alibaba, dan menjual jersey Oezil di China, langsung tutup. Beberapa di antaranya tetap buka, namun tidak lagi menjual atribut berbau Oezil.

Semua upaya menghapus jejak Oezil di China terjadi secara masif setelah pemain Jerman berdarah Turki itu mengemukakan komentarnya di Twitter. Isinya tentang kecaman terhadap praktek persekusi dan diskriminasi yang menimpa Muslim Uighur di Xianjang, China.

"(Di China, red) Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah Islam -madrasah dilarang, cendikiawan dibunuh satu per satu. Terlepas dari itu semua, Muslim tetap diam," tulis Oezil. (Baca juga: China Musuhi Mesut Oezil Terkait Komentar Soal Muslim Uighur )
(bbk)
Berita Terkait
Mantan Pelatih Arsenal...
Mantan Pelatih Arsenal Unai Emery Pria Hidung Belang?
Gelandang Arsenal Thomas...
Gelandang Arsenal Thomas Partey Cinta Mati pada Indomie
Bocor Sebelum Dirilis,...
Bocor Sebelum Dirilis, Jersey Tandang Arsenal Direspons Negatif
Aubameyang Jadi Penyihir...
Aubameyang Jadi Penyihir Hogwarts di Hari Ulang Tahun Anak
Oleksandr Zinchenko...
Oleksandr Zinchenko Serukan Larang Atlet Rusia dan Belarusia Berlaga di Seluruh Dunia
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Berita Terkini
Ketika Messi Tuding...
Ketika Messi Tuding Pertandingan Sudah Diatur, Kini Argentina Diterpa Tuduhan Serupa
5 jam yang lalu
Format Baru FIFA Bikin...
Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
10 jam yang lalu
Prancis Menanti Pemenang...
Prancis Menanti Pemenang Spanyol vs Belgia: Siapa Lebih Berbahaya di Semifinal?
11 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
13 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved