Tumbangkan Reims, Marseille akhiri kutukan
Selasa, 14 Agustus 2012 - 10:51 WIB
Tumbangkan Reims, Marseille akhiri kutukan
A
A
A
Sindonews.com - Olympique Marseille telah mengakhiri kutukan yang selama ini menimpa klub asal Prancis tersebut, dimana mereka kerap tak pernah menang di laga pembuka selama dua musim terakhir. Tapi pada laga pembuka Ligue 1 musim 2012/2013 Marseille berhasil mengalahkan Stade de Reims di Stade Velodrome melalui gol tunggal Benoit Cheyrou dini hari kemarin.
Seusai pertandingan, wajah Cheyrou terlihat sangat segar. Gelandang Prancis itu mengaku cukup bangga mampu menjadi penentu kemenangan Marseille. Dia yakin perjalanan klub dari Prancis Selatan itu mengarungi Ligue 1 musim ini akan sangat lancar. Juara Ligue 1 dan Liga Europa menjadi target yang ingin diwujudkan Cheyrou bersama para punggawa Marseille lainnya.
“Saya senang bisa melewati pertandingan pertama dengan kemenangan. Sebab, kami sudah cukup lama tidak memulai musim baru liga dengan kemenangan. Apalagi, pertandingan kali ini cukup sulit. Reims tim yang sangat tangguh,” ujar Cheyrou, dilansir AFP.
Pada laga pembuka musim lalu, Marseille hanya sanggup berbagi angka 2-2 dengan Sochaux. Sementara pada musim 2010/2011, klub juara Liga Champions 1992/1993 itu menelan pil pahit kekalahan 1-2 dari Caen. Saat itu, Marseille dinakhodai Didier Deschamps. Saat ini, Deschamps menjadi pelatih timnas Prancis. Posisi pelatih musim ini ditempati mantan nakhoda Girondins Bordeaux Elie Baup.
Di bawah kendali Baup, Marseille mencoba bangkit dari keterpurukan yang dialami musim lalu. Selain pembenahan materi pemain, semangat tempur para pemain juga menjadi perhatian khusus Baup. “Kami mampu menunjukkan semangat juang tinggi. Semoga kami dapat mengambil sesuatu dari cara bermain seperti itu,” tutur Cheyrou.
Baup juga memuji penampilan para pemain. Dia menilai aksi-aksi heroik para penjaga gawang membuat tidak ada banyak gol yang tercipta dari laga yang berlangsung ketat itu. “Itu adalah pertandingan terbuka. Meski kami berhasil menang, masih ada banyak hal yang harus segera dibenahi. Kami masih memiliki cukup waktu untuk melakukannya,” pungkas Baup.
Seusai pertandingan, wajah Cheyrou terlihat sangat segar. Gelandang Prancis itu mengaku cukup bangga mampu menjadi penentu kemenangan Marseille. Dia yakin perjalanan klub dari Prancis Selatan itu mengarungi Ligue 1 musim ini akan sangat lancar. Juara Ligue 1 dan Liga Europa menjadi target yang ingin diwujudkan Cheyrou bersama para punggawa Marseille lainnya.
“Saya senang bisa melewati pertandingan pertama dengan kemenangan. Sebab, kami sudah cukup lama tidak memulai musim baru liga dengan kemenangan. Apalagi, pertandingan kali ini cukup sulit. Reims tim yang sangat tangguh,” ujar Cheyrou, dilansir AFP.
Pada laga pembuka musim lalu, Marseille hanya sanggup berbagi angka 2-2 dengan Sochaux. Sementara pada musim 2010/2011, klub juara Liga Champions 1992/1993 itu menelan pil pahit kekalahan 1-2 dari Caen. Saat itu, Marseille dinakhodai Didier Deschamps. Saat ini, Deschamps menjadi pelatih timnas Prancis. Posisi pelatih musim ini ditempati mantan nakhoda Girondins Bordeaux Elie Baup.
Di bawah kendali Baup, Marseille mencoba bangkit dari keterpurukan yang dialami musim lalu. Selain pembenahan materi pemain, semangat tempur para pemain juga menjadi perhatian khusus Baup. “Kami mampu menunjukkan semangat juang tinggi. Semoga kami dapat mengambil sesuatu dari cara bermain seperti itu,” tutur Cheyrou.
Baup juga memuji penampilan para pemain. Dia menilai aksi-aksi heroik para penjaga gawang membuat tidak ada banyak gol yang tercipta dari laga yang berlangsung ketat itu. “Itu adalah pertandingan terbuka. Meski kami berhasil menang, masih ada banyak hal yang harus segera dibenahi. Kami masih memiliki cukup waktu untuk melakukannya,” pungkas Baup.
(akr)