Kiper Lille merasa diejek Ibra
Selasa, 04 September 2012 - 15:01 WIB
Kiper Lille merasa diejek Ibra
A
A
A
Sindonews.com - Kiper Lille, Mickael Landreau mengatakan kagum dengan performa yang ditunjukkan pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic setelah dirinya mampu membuat dua gol ke gawangnya. Landreau juga merasa diejek oleh pemain timnas Swedia tersebut pada laga lanjutan Ligue 1 yang berakhir 2-1 untuk kemenangan PSG.
"Dia seperti mengejek Anda. Dalam pertandingan pertama melawan Pauleta, saya kebobolan tiga gol. Di pertandingan pertama melawan Lisandro, saya juga kebobolan tiga. Sekarang, Ibrahimovic mencetak dua gol dalam 21 menit," tegas Landreau seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/9/2012).
Landreau merasa dipermalukan mantan striker AC Milan dan Barcelona itu setelah ia mampu membuat dua gol hanya dalam 21 menit. Ia juga memuji performa Ibra yang menurutnya dapat menjadi penyerang yang berbahaya i Ligue 1, seperti Pedro Pauleta (PSG) dan Lisandro Lopez (Lyon).
"Ibra adalah pemain yang memiliki kaliber yang sama dengan penyerang berbahaya lain di Liga Prancis bahkan ia sedikit lebih baik dari mereka," ucapnya.
Landreau juga menambahkan sangat heran padahal saat gol tersebut tercipta ia sudah berada dalam posisi yang siap namun pemain berusia 30 tahun tersebut selalu bisa mencetak gol.
"Saat situasi satu lawan satu, saya merasa siap untuk menghentikan dia, tapi dia selalu mampu mencetak gol. Anda pasti marah, karena pasti berkata di kesempatan berikutnya bisa menghentikannya," ujar Landreau.
Sementara itu, Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, Leonardo mengatakan dia senang dengan cara kemenangan yang diraih pada akhir pekan lalu. Kemenangan atas Lille membawa PSG di posisi delapan klasemen Ligue 1 dengan torehan enam poin dari empat laga.
"Dia seperti mengejek Anda. Dalam pertandingan pertama melawan Pauleta, saya kebobolan tiga gol. Di pertandingan pertama melawan Lisandro, saya juga kebobolan tiga. Sekarang, Ibrahimovic mencetak dua gol dalam 21 menit," tegas Landreau seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/9/2012).
Landreau merasa dipermalukan mantan striker AC Milan dan Barcelona itu setelah ia mampu membuat dua gol hanya dalam 21 menit. Ia juga memuji performa Ibra yang menurutnya dapat menjadi penyerang yang berbahaya i Ligue 1, seperti Pedro Pauleta (PSG) dan Lisandro Lopez (Lyon).
"Ibra adalah pemain yang memiliki kaliber yang sama dengan penyerang berbahaya lain di Liga Prancis bahkan ia sedikit lebih baik dari mereka," ucapnya.
Landreau juga menambahkan sangat heran padahal saat gol tersebut tercipta ia sudah berada dalam posisi yang siap namun pemain berusia 30 tahun tersebut selalu bisa mencetak gol.
"Saat situasi satu lawan satu, saya merasa siap untuk menghentikan dia, tapi dia selalu mampu mencetak gol. Anda pasti marah, karena pasti berkata di kesempatan berikutnya bisa menghentikannya," ujar Landreau.
Sementara itu, Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, Leonardo mengatakan dia senang dengan cara kemenangan yang diraih pada akhir pekan lalu. Kemenangan atas Lille membawa PSG di posisi delapan klasemen Ligue 1 dengan torehan enam poin dari empat laga.
(akr)