Sentuhan pertama Martinez berbuah manis

Rabu, 13 Februari 2013 - 18:04 WIB
Sentuhan pertama Martinez...
Sentuhan pertama Martinez berbuah manis
A A A
Sindonews.com - Kapten Tim Piala Fed Spanyol, Conchita Martinez, sukses membayar kepercayaan dirinya dengan membawa timnya menundukkan Ukraina untuk melangkah ke playoff Grup Dunia. Martinez pun berhasil mewarnai debutnya sebagai kapten tim dengan kemenangan 3-1 atas Ukraina, pada 9-10 Februari lalu.

Meskipun Martinez memuji upaya timnya saat mampu menyapu kemenangan di hari pertama, dia enggan mengesampingkan kemungkinan kebangkitan dari Ukraina. "Kami berada dalam posisi yang baik, tapi kami tidak bisa santai, kami unggul dua poin di atas, tapi kami masih butuh satu lagi, kami harus menjaga konsentrasi dan fokus kami," ujar sang nakhoda usai menjalani laga di hari pertama.

Ucapan Martinez pun terbukti mujarab untuk timnya, yang saat ini diperkuat oleh Lourdes Dominguez Lino, Silvia Soler-Espinosa, Maria-Teresa Torro-Flor, dan Nuria Llagustera Vives. Setelah di hari pertama, Dominguez Lino dan Espinosa menyumbangkan poin untuk Spanyol, maka di hari pertandingan selanjutnya, giliran Torro-Flor yang memastikan kemenangan Spanyol. Sementara pertandingan terakhir di nomor ganda sudah tidak terlalu berpengaruh lagi, sehingga pasangan Vives/Torro-Flor pun menyerah kepada Yuliya Beygelzimer/Olga Savchuk. Harapan Ukraina untuk mematenkan satu tempat di playoff Grup Dunia pun hancur.

"Rasa percaya diri saya naik, tapi kami membutuhkan satu poin lagi dan itu tidak pernah mudah untuk menutupnya," ungkap Martinez, sebagaimana dikutip laman resmi Piala Fed, Selasa (12/2) waktu setempat. "Itu adalah debut Torro-Flor, dan dia sedikit gugup, tapi itu bagus bisa menyaksikan dia meraih angka di pertandingan," tambahnya.

Presiden Federasi Tenis Spanyol (RFET), Jose Luis Escanuela, pun memberikan pujiannya kepada Martinez. Escanuela mengungkapkan bahwa Martinez dan tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menempatkan Spanyol kembali pada peta tenis wanita.

Pengalaman Martinez ketika masih aktif bermain di lapangan, bahkan ia pernah menempati peringkat dua dunia pada Oktober 1995, terbukti cukup berharga bagi negaranya. Dia ahli dalam mengkombinasikan semangat muda dengan pengalaman pemain yang lebih tua ketika memilih timnya. Selanjutnya, kita nantikan saja, apakah ramuannya itu tetap akan mujarab saat mereka memainkan laga playoff ke Grup Dunia pada 20-21 April mendatang.
(nug)
Berita Terkait
Priska Nugroho Petenis...
Priska Nugroho Petenis Indonesia Pertama Nominator Fed Cup Heart Award
Pandemi Tak Kunjung...
Pandemi Tak Kunjung Berakhir, Final Piala Fed 2020 Batal
Piala Fed Berganti Nama...
Piala Fed Berganti Nama Jadi Piala Billie Jean King
Tenis Indonesia Ungguli...
Tenis Indonesia Ungguli Togo 2-0 di Playoff Piala Davis 2026
Davis Cup 2022: Indonesia...
Davis Cup 2022: Indonesia Dibungkam Polandia, Kembali ke Playoff World Group II
Hasil Piala Davis 2023:...
Hasil Piala Davis 2023: Indonesia vs Vietnam Sementara 1-1
Berita Terkini
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
10 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
11 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
11 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
12 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
13 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved