Patahkan kaki lawan, Eysseric dihukum 11 laga
Sabtu, 09 Maret 2013 - 03:48 WIB
Patahkan kaki lawan, Eysseric dihukum 11 laga
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Nice, Valentin Eysseric, harus membayar mahal aksi terjangan horornya terhadap pemain Saint Etienne, Jeremy Clement, dalam laga lanjutan Ligue 1 Prancis, pada Minggu (3/3). Akibat tindakan kerasnya itu, Clement pun mengalami patah kaki dan beberapa ligamen pergelangan kakinya hancur.
Komite disiplin LFP memberikan hukuman larangan bertanding selama 11 pertandingan terhadap gelandang berusia 20 tahun tersebut. Dengan demikian pemain pinajaman dari AS Monaco itu tidak dapat bertanding hingga akhir musim ini, pasalnya saat ini Ligue 1 telah melewati 27 pertandingan, yang itu berarti menyisakan 11 pertandingan lagi.
Takling mengerikan yang dilakukan oleh Eysseric itu terjadi pada menit ke-24, ketika St Etienne dalam keadaan unggul 1-0. Setelah, Eysseric diusir keluar lapangan, tim tuan rumah mampu menambah tiga gol lagi, dan menyudahi permainan dengan skor 4-0.
Sementara itu, terkait hukuman yang dijatuhkan kepada Eysseric, Monaco, sebagai tim pemilik sang pemain, tidak akan melakukan banding. "Saya tidak bisa berkata apa-apa terkait hukuman tersebut, itu adalah keputusan mereka," sahut Eysseric kepada L'Equipe, usai menjalani sidang.
Komite disiplin LFP memberikan hukuman larangan bertanding selama 11 pertandingan terhadap gelandang berusia 20 tahun tersebut. Dengan demikian pemain pinajaman dari AS Monaco itu tidak dapat bertanding hingga akhir musim ini, pasalnya saat ini Ligue 1 telah melewati 27 pertandingan, yang itu berarti menyisakan 11 pertandingan lagi.
Takling mengerikan yang dilakukan oleh Eysseric itu terjadi pada menit ke-24, ketika St Etienne dalam keadaan unggul 1-0. Setelah, Eysseric diusir keluar lapangan, tim tuan rumah mampu menambah tiga gol lagi, dan menyudahi permainan dengan skor 4-0.
Sementara itu, terkait hukuman yang dijatuhkan kepada Eysseric, Monaco, sebagai tim pemilik sang pemain, tidak akan melakukan banding. "Saya tidak bisa berkata apa-apa terkait hukuman tersebut, itu adalah keputusan mereka," sahut Eysseric kepada L'Equipe, usai menjalani sidang.
(nug)