Murray tantang pemain kriket di atas ring

Senin, 01 April 2013 - 14:33 WIB
Murray tantang pemain...
Murray tantang pemain kriket di atas ring
A A A
Sindonews.com - Keberhasilan meraih sejumlah gelar yang disabet Andy Murray di lapangan tenis sudah tidak diragukan lagi. Namun apa jadinya, jika juara Miami Masters 2013 tersebut akan bertarung di atas ring dengan mantan pemain cricket, Andrew Flintoff yang lebih dulu sudah memulai karirnya di dunia tinju.

Pengakuan ini dilontarkannya saat konferensi pers usai mengalahkan David Ferrer di pertandingan final Miami Masters. Bahkan Murray yang kini berhasil menggeser posisi Roger Federer, telah mengkonfirmasi pertarungan amal menghadapi Flintoff akan berlangsung di Arena Braehead Glasgow, Skotlandia, pada 20 Juli mendatang.

Flintoff sendiri sebenarnya telah mengakhiri karirnya di olahraga cricket pada tahun 2010 lalu. Namun sejak itu ia mulai berpikir bahwa ia masih menginginkan tampil, akhirnya ia memilih untuk mengubah haluan di olahraga tinju. Meski begitu, keputusannya tersebut dinilai sangat tepat. Pasalnya, dalam pertarungan perdananya Flintoff berhasil memenangkan debutnya di dunia tinju kelas berat saat mengalahkan Richard Dawson yang berlangsung di Manchester Arena, (1/12) lalu.

Murray mengakui bahwa keinginannya untuk menjajal olahraga tinju tersebut sudah diimpikannya pada masa kanak-kanak lalu. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut petenis yang kini berusia 25 tahun itu sudah melakukan komunikasi dengan pelatih tinju ternama Freddie Roach. "Roach telah mendengar tentang keinginan saya itu untuk bertarung di ring tinju. Bahkan secara pribadi ia telah memastikan akan melatih saya," terangnya di blog resmi Murray seperti dilansir MurraysWorld, Senin (1/4/2013).

"Mendengar hal itu saya hanya tertawa dan harus menyiapkan dana yang besar sebelum pertarungan amal tersebut berlangsung," lanjutnya.

Kendati demikian, Ivan Lendl selaku pelatih Murray, mengatakan jika keputusannya untuk memilih olahraga tinju adalah hal yang salah dipilih. Karena juara AS terbuka musim lalu itu tidak memiliki keterampilan lebih untuk beraksi di atas ring.

"Sebenarnya itu keputusan Murray, tapi aku merasa dia seperti mengambil tindakan yang bodoh. Sebab tinju memerlukan seperangkat keterampilan yang berbeda dan kemungkinan cedera terlalu besar baginya. Jika Murray terus pergi mengikuti keinginannya tersebut, maka kami mungkin harus meninjau persiapan kami," tutup Lendl.
(wir)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Berita Terkini
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
30 menit yang lalu
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
2 jam yang lalu
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
2 jam yang lalu
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
4 jam yang lalu
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved