Pencalonan McQuiad dikecam lima negara

Senin, 02 September 2013 - 20:31 WIB
Pencalonan McQuiad dikecam...
Pencalonan McQuiad dikecam lima negara
A A A
Sindonews.com - Pencalonan Pat McQuaid menjadi presiden ketiga kalinya di Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI), nampaknya mulai terbentur masalah. Ia yang akan bertarung dengan Brian Cookson dari Inggris, didesak oleh lima negara yang memiliki peran penting di olahraga sepeda ini untuk melegalitaskan pencalonannya itu lewat Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS).

Kelima negera tersebut yakni Kanada, Amerika Serikat, Rusia, Finlandia, dan Aljazair. Itu terjadi ketika olahraga yang telah membesarkan nama Lance Armstrong tersebut gagal membuktikan penyelidikan lebih lanjut terhadap pengendara sepeda itu terkait penggunaan doping selama memenangi Tour de France sebanyak tujuh kali.

Ini bukan pertama kalinya, kinerjanya itu terus mendapatkan kritikan. Terlebih dengan waktu pemilihan presiden UCI di akhir bulan ini, McQuaid semakin terpojok. Pasalnya, dua negera (Irlandia dan Swiss) menarik diri untuk memberikan dukungan.

Meski begitu, pencalonan dirinya bisa berjalan sukses jika saja ia menyetujui desakkan yang ditunjukkan oleh lima negara tersebut untuk berada dalam sidang CAS sebelum pemilihan berlangsung. Jika McQuaid menolak saran itu, maka pemilihan presiden akan ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan sambil menunggu sidang CAS untuk mendengarkan kasus apa yang telah didapat UCI selama ia menjabat.

Itu tertuang dalam aturan UCI: "Berdasarkan pasal 51.1 dari konstitusi UCI. Setiap negara dapat mengajukan nominasi kandidat untuk jabatan sebagai presiden UCI," demikian pernyataan itu berbunyi.

"Pengajuan pertanyaan di sidang CAS itu akan menegaskan kepada dunia bahwa UCI adalah federasiyang patuh pada aturan hukum dan bukan politik," demikian surat yang dibuat oleh presiden sepeda AS Steve Johnson, presiden sepeda Igor Makarov, presiden sepeda Kanada John Tolkamp, dan presiden Finlandia serta Aljazair dilansir The Australian Sport, Senin (2/9/2013).
(nug)
Berita Terkait
Petualangan Sejati Menanti:...
Petualangan Sejati Menanti: Lintang Flores 2025 Siap Guncang Dunia Ultra-Cycling
Tour de Bintan 2026...
Tour de Bintan 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Perkuat Daya Tarik Internasional
Juney Hanafi Cetak Sejarah...
Juney Hanafi Cetak Sejarah di Lintang Flores 2026
Dunia Terperangah! Srikandi...
Dunia Terperangah! Srikandi Indonesia Hancurkan Dominasi Jepang di Thailand, Merah Putih Berkibar di India
Lintasan Ekstrem Lintang...
Lintasan Ekstrem Lintang Flores 2025 Dimulai: Para Jawara Ultra Cycling Taklukkan Tantangan 1.000 Kilometer!
MTB-XC Dual Suspension...
MTB-XC Dual Suspension Canggih, Lahir dari Feedback Juara Asia
Berita Terkini
Luke Vickery Resmi Jadi...
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
2 jam yang lalu
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
2 jam yang lalu
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA Buntut Selebrasi Pemain di Spanduk Politik
6 jam yang lalu
Bellingham Tampar Pemain...
Bellingham Tampar Pemain Argentina karena Selebrasi Provokatif, Laga Semifinal Minim Sportivitas
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved