Pilih Ricciardo, Newey ingat keputusan tim Williams

Rabu, 04 September 2013 - 10:08 WIB
Pilih Ricciardo, Newey...
Pilih Ricciardo, Newey ingat keputusan tim Williams
A A A
Sindonews.com - Direktur teknis Red Bull, Adrian Newey mengatakan keputusan tim untuk memberikan kursi kepada Daniel Riiciardo mengingatkannya pada keputusan Williams untuk membawa Damon Hill ketimbang Riccardo Patrese. Selain, itu, tim yang bermarkas di Keynes Milton, selalu memberikan kesempatan kepada pembalap muda.

Red Bull telah masuk dalam proses yang panjang dan berliku untuk menentukan siapa yang akan bermitra dengan Sebastian Vettel tahun depan. Sebelumnya ada sejumlah nama besar yang siap menggantikan Mark Webber, mereka adalah Fernando Alonso, Kimi Raikkonen, dan Daniel Ricciardo.

Akan tetapi, Red Bull justru memberikan kesempatan kepada pembalap mudanya itu untuk meneruskan jejak Webber di tim. Sebenarnya, sosok Ricciardo bukan seorang pembalap yang asing di tim ini. Pembalap berusia 24 tahun tersebut, memulai karirnya di F1 pada tim HRT yang juga memiliki kerja sama dengan Red Bull, sebelum akhirnya dipromosikan ke Toro Rosso tahun lalu.

Sekarang Red Bull berharap bisa melihat pembalap mudanya itu bersaing di balapan F1 tahun depan. "Sejak Webber resmi mengumumkan pengunduran dirinya, kami semua (Christian Horner, saya, Helmut Marko, dan Dietrich Mateschitz), sering melakukan diskusi untuk menentukan siapa pembalap yang tepat menggantikannya," aku Newey dilansir Planetf1, Rabu (4/9/2013).

"Sebenarnya kami bisa mengambil pengendara yang berpengalaman, tapi seiring berjalannya waktu kami melihat pilihan terakhir dan menyimpulkan bahwa kami memutuskan untuk memilih pembalap muda dan berbakat. Ricciardo adalah yang paling menjanjikan, karena ia telah berada dalam program pembalap tim," tambahnya.

Keputusan ini mengingatkan Newey kepada tim Williams. Pasalnya, mereka pernah mengalami situasi yang sama seperti Red Bull. Tapi mereka pada akhirnya menentukan pilihannya kepada Damon Hill pada balapan di tahun 1993, dan bukan kepada veteran Riccardo Patrese.

"Keputusan ini benar-benar mengingatkan saya kepada tim Williams. Sebab antara Red Bull dan Williams, sama-sama mengalami situasi yang sulit seperti ini," tutupnya.
(dka)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
52 menit yang lalu
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA Buntut Selebrasi Pemain di Spanduk Politik
3 jam yang lalu
Bellingham Tampar Pemain...
Bellingham Tampar Pemain Argentina karena Selebrasi Provokatif, Laga Semifinal Minim Sportivitas
4 jam yang lalu
Jadwal Final Piala Dunia...
Jadwal Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Terbentuknya...
Sejarah Terbentuknya Tim Wingsuit Kopasgat, Minimal Punya 1.500 Jam Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved