Klub ISL Jatim, kompak ganti nakhoda?

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 15:23 WIB
Klub ISL Jatim, kompak...
Klub ISL Jatim, kompak ganti nakhoda?
A A A
Sindonews.com - Menghadapi liga unifikasi 2014, klub-klub Indonesia Super League (ISL) Jawa Timur sepertinya kompak berganti pelatih. Dengan berbagai alasan, hingga kini belum ada nakhoda tim musim lalu yang dipastikan bertahan di posisinya semula.
Dari enam klub, hanya Arema Cronous dan Persepam Madura United yang belum ada kepastian. Sedangkan empat klub, Persik Kediri, Persela Lamongan, Persegres Gresik United dan Persebaya Surabaya, sudah pasti bakal menunjuk sosok baru musim depan.

Arema Cronous masih menunggu kepastian sikap Rahmad Darmawan yang tengah menangani tim nasional (Timnas) U-23. Klub berjuluk Singo Edan belum terburu-buru mencari pelatih anyar walau sejumlah rumor telah mengerucut ke sejumlah nama pelatih.

Ini nyaris sama dengan Persepam Madura United. Klub profesional pertama di Pulau Madura ini juga masih menunggu persetujuan dari Daniel Roekito yang belum mengiyakan tawaran manajemen. "Masih ada hal-hal yang belum menemui titik temu," kata Daniel tanpa merinci hal yang dimaksud.

Jika Arema menunggu kepastian Rahmad Darmawan hingga Desember atau saat kontraknya habis, Persepam memberi Daniel deadline pada pertengahan November. Persepam akan menunjuk pelatih lain jika negosiasi kontrak tidak menemui kesepakatan.

Sedangkan klub lain bisa dipastikan bakal mendatangkan arsitek tim anyar musim depan. Persegres Gresik United sudah tidak memperpanjang kontrak Widodo C Putro, sama seperti Persebaya yang tidak ingin memakai Tony Ho sebagai pelatih kepala walau sukses memberikan gelar juara Divisi Utama 2013.

Sedangkan fenomena di Persela Lamongan sama persis dengan Persik Kediri. Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto tidak memiliki lisensi kepelatihan A sehingga belum memenuhi syarat sebagai pelatih tim yang bergulat di kompetisi level tertinggi.

Aris Budi Sulistyo, pelatih Persik, juga harus ikhlas kehilangan posisinya sebagai pemegang kendali tim karena baru memiliki lisensi B. Musim depan, kedua pelatih muda tersebut harus turun pangkat menjadi asisten pelatih, karena manajemen harus memiliki pelatih berlisensi A.

"Sudah pasti ada pelatih baru. Tidak mungkin memaksakan Aris melatih kalau tidak sesuai aturan PT Liga Indonesia. Tapi Aris masih tetap dipertahankan sebagai asisten pelatih, sembari menunggu dia mendapatkan lisensi yang memenuhi kriteria," jelas Sekretaris Persik, Barnadi.

Persela dan Persik sebenarnya sudah cocok dengan pelatih yang menangani tim semusim terakhir. Namun sekali lagi lisensi kepelatihan tidak memungkinkan manajemen untuk tetap mempertahankan kedua pelatih muda itu di posisi yang sempat dihuninya.
(wbs)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
12 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
13 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
13 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
15 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
18 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
18 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved