Singo Edan isyaratkan perubahan

Jum'at, 14 Maret 2014 - 15:26 WIB
Singo Edan isyaratkan...
Singo Edan isyaratkan perubahan
A A A
Sindonews.com --Kekalahan Arema Cronus di AFC Cup saat menjamu Hanoi T&T menyuguhkan satu fenomena janggal. Strategi yang dipakai Pelatih Suharno saat itu bukanlah karakter natural yang dijalankan sejak pra musim hingga tak terkalahkan di 29 laga.

Suharno selama ini lebih akrab dengan pola 4-3-3, dengan komposisi tiga gelandang tengah, dua striker sayap, serta satu centre forward. Tapi saat menghadapi Hanoi T&T, Suharno menurunkan empat pemain berkarakter menyerang dan dua pemain tengah murni.

Alih-alih ingin lebih agresif, Singo Edan malah kecolongan tiga gol. Perubahan itu tampak sekali di lapangan, sehingga pola lebih sering terlihat menjadi 4-2-3-1 atau terkadang 4-2-4 saat menyerang. Lantas, apakah skema itu bakal dipertahankan di kandang Maziya?

Tampaknya tidak. Suharno mengindikasikan bakal terjadi perubahan strategi lagi pada laga di Maladewa, 19 April mendatang. Dia menyatakan perubahan itu salah satunya untuk mengelabui antisipasi lawan yang tentunya mengintip kekuatan Arema dalam dua laga terdahulu.

"Pasti ada perubahan dan tidak mungkin sama. Selain beradaptasi dengan tipe permainan lawan, juga untuk antisipasi karena mereka tentu sudah melihat permainan Arema," tutur Suharno, dihubungi Jumat (14/3). Walau belum membeber rencana perubahan itu, kemungkinan besar lini tengah bakal dibedah.

Kembalinya Gustavo Fabian Lopez, bakal memberikan pilihan di lini tengah. Jika pemain Argentina itu diturunkan sebagai starter, maka dimungkinkan Arema kembali ke formasi 4-3-3, dengan Ahmad Bustomi dan Gede Sukadana sebagai pelindung Gustavo di tengah.

Lagipula memakai dua gelandang jangkar selama ini terbukti lebih aman, dibanding lawan Hanoi T&T yang terjadi kebocoran karena sepinya lini tengah. Pilihan kembali ke formasi 4-3-3 paling rasional dibanding mengubah ke pola baru lagi.

Yang jelas, Suharno tidak akan menurunkan strategi yang kelewat bertahan. "Permainan di Maladewa nanti mungkin seperti di kandang Selangor walau tidak akan sama persis. Kami tetap harus bermain berani. Jangan sampai mau didikte tuan rumah," ulasnya.

Satu yang masih dikhawatirkan adalah efek dari kekalahan di Kanjuruhan. Kendati dirasakan wajar, namun pelatih asal Klaten itu tidak bisa memungkiri bahwa semua elemen tim merasa sangat kecewa karena kekalahan justru dirasakan di kandang.

"Semua tim pernah kalah, itu yang harus dipahami pemain. Memang sulit menerima kekalahan di depan supporter sendiri, tapi kami harus bereaksi positif. Jangan sampai perasaan itu berlarut-larut dan menganggu fokus," tandas Suharno.

Rencananya Arema bakal mengusung 20 pasukan ke Maladewa dan berangkat pada 16 Maret. Sejumlah pemain yang sebenarnya bergabung tim nasional (Timnas), terpaksa tidak dilepas karena pentingnya laga di kandang Maziya.
(wbs)
Berita Terkait
Jelang Piala Wali Kota...
Jelang Piala Wali Kota Solo, Arema Datangkan Dua Pemain Asing
6 Fakta Arema FC Lolos...
6 Fakta Arema FC Lolos ke Final Piala Presiden 2022, Nomor 3 Aksi Brilian Rizky Dwi Febrianto
Profil Choi Bo-Kyeong,...
Profil Choi Bo-Kyeong, Bek Korea Selatan Penjaga Pertahanan Arema FC
Arema FC Pecah Telur,...
Arema FC Pecah Telur, Valente Beberkan Rahasia Kemenangan Perdana Singo Edan
Mario Gomez Pamit, Arema...
Mario Gomez Pamit, Arema Pasrah
PN Malang Eksekusi Rumah...
PN Malang Eksekusi Rumah Pendiri Arema Lucky Acub Zaenal, Barang-barang Dikeluarkan Secara Paksa
Berita Terkini
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
2 jam yang lalu
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
3 jam yang lalu
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
6 jam yang lalu
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
7 jam yang lalu
Infografis
Perubahan Iklim Jadikan...
Perubahan Iklim Jadikan Bulan Juli 2023 Waktu Terpanas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved