Klub Rontok Satu Per Satu, Giliran Persis Solo Dibubarkan

Minggu, 10 Mei 2015 - 17:14 WIB
Klub Rontok Satu Per...
Klub Rontok Satu Per Satu, Giliran Persis Solo Dibubarkan
A A A
SOLO - Persis Solo akhirnya dibubarkan setelah dipastikan tidak ada kompetisi Divisi Utama musim ini. Laskar Sambernyawa tidak terlalu berharap kepada kompetisi yang dibentuk Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), karena hingga saat ini dianggap masih berstatus wacana.

Tidak mau menunggu terlalu lama karena khawatir akan membebani keuangan, pengurus akhirnya memutus kontrak seluruh, pemain, dan pelatih serta elemen tim lainnya, sejak Minggu (10/5/2015).

“Sudah diputus kontrak tadi, setelah pemain dan tim pelatih dikumpulkan di Balai Persis. Tim kami bubarkan sementara,” kata Ketua Umum Persis Paulus Haryoto, melalui sambungan telepon, Minggu (10/5/2015).

Paulus menegaskan setelah diputus kontrak, manajemen menanggung seluruh gaji atau hak pemain. Pembayaran gaji akan dilakukan dengan cara transfer melalui rekening masing-masing pemain.

Menurut dia, rencana Kemenpora menggelar kompetisi belum ada realisasinya. Atas dasar itu, dalam kondisi seperti ini, tim tidak bisa terlalu lama dibiarkan. “Baru wacana-wacana thok, masih rencana. Kalau seperti itu, tidak perlu ditanggapi dulu,” katanya enteng.

Kendati keputusan berat ini harus diambil, manajemen tidak akan melupakan para pemain dan tim pelatih. Jika sudah ada kepastian kompetisi resmi, tentu mereka akan diutamakan untuk dikontrak kembali. ”Kalau kompetisi jalan, diprioritaskan yang lama-lama,” tegasnya.

Dalam kondisi seperti ini, para pemain masih bisa menyadari kesulitan tim. Karena kompetisi tidak berjalan, secara otomatis tidak ada pemasukan untuk membiayai tim dalam mengarungi laga. Winger Persis Andrid Wibawa mengaku legowo dan bisa menerima keputusan manajemen. Dia bahkan masih berharap musim yang akan datang tetap membela Laskar Sembernyawa, karena lebih dekat dengan keluarganya di Klaten. ”Mudah-mudahan, musim depan bisa bergabung Persis lagi,” ungkap Andrid.

Pembubaran tim tersebut sangat disayangkan oleh Pasoepati, suporter setia Persis Solo. Seharusnya manajemen bisa menahan diri, dan menunggu finalisasi tim transisi bentukan Kemenpora yang berencana menggulirkan kompetisi.

“Kalau seperti ini, sudah mematikan pemain. Sebagai klub profesional, harusnya juga sudah mengantisipasi kondisi sulit seperti ini, saya kurang setuju (pembubaran),” sesal Wakil Ketua Umum Pasoepati Ginda Ferachtriawan.

Menurut dia, jika tim ini dibubarkan, pemain dan tim pelatih akan vakum dalam beberapa lama. Tentu kekompakan yang sudah berjalan selama ini, akan terpengaruh meski nanti dikumpulkan kembali.
(sha)
Berita Terkait
3 Klub Resmi Turun ke...
3 Klub Resmi Turun ke Championship, Persis Solo Terusir dari Kasta Tertinggi
Persis Solo vs Persita...
Persis Solo vs Persita Tangerang: Siap Habis-habisan
Kaesang Jadi Direktur...
Kaesang Jadi Direktur Utama Persis Solo
Hasil Piala Presiden...
Hasil Piala Presiden 2022: Kalahkan Persis Solo, Persita Tangerang Tetap Tersingkir
Hasil Liga 1: Persis...
Hasil Liga 1: Persis Solo Tahan Imbang Persebaya Surabaya
Ditemani Erick Thohir,...
Ditemani Erick Thohir, Jokowi Diminta Kembangkan Talenta Sepak Bola Asal Maluku
Berita Terkini
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
1 jam yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
5 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
6 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
7 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved