Ini Alasan Yunus Nusi Mundur dari Waketum PSSI dan Beri Jalan Menpora Zainudin Amali
Kamis, 16 Februari 2023 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Drama tak berhenti di situ. Setelah pemilihan kedua usai dilaksanakan, tiba-tiba Yunus Nusi memutuskan mundur sebagai Waketum terpilih. Waketum terpilih adalan dua pemilik suara terbanyak, dalam hal ini Ratu Tisha dan Yunus Nusi.
Maka dengan begitu, Menpora Amali pun resmi menggantikan Yunus Nusi yang mundur. Diketahui, Menpora Amali menjadi Waketum pertama, sementara Ratu Tisha Waketum kedua.
Kini, Yunus Nusi membeberkan alasan mengapa mengambil keputusan mundur. Lewat konferensi pers setelah KLB berakhir, pria yang sebelumnya menjabat Sekjen PSSI itu mengawalinya dengan mengucapkan selamat kepada para Ketum dan Waketum terpilih.
"Selamat dan sukses atas terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketum dan Zainudin Amali serta Ratu Tisha sebagai Waketum. Saya yakin sepak bola di tangan mereka lebih baik," kata Yunus Nusi dalam konferensi pers usai KLB, Kamis (16/2/2023).
Yunus Nusi menyebut dirinya tidak pantas menerima jabatan itu. Menurutnya, yang pantas adalah Menpora Amali karena track record-nya di dunia olahraga. Menurutnya, keputusan ini dibuat demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.
Maka dengan begitu, Menpora Amali pun resmi menggantikan Yunus Nusi yang mundur. Diketahui, Menpora Amali menjadi Waketum pertama, sementara Ratu Tisha Waketum kedua.
Kini, Yunus Nusi membeberkan alasan mengapa mengambil keputusan mundur. Lewat konferensi pers setelah KLB berakhir, pria yang sebelumnya menjabat Sekjen PSSI itu mengawalinya dengan mengucapkan selamat kepada para Ketum dan Waketum terpilih.
"Selamat dan sukses atas terpilihnya Erick Thohir sebagai Ketum dan Zainudin Amali serta Ratu Tisha sebagai Waketum. Saya yakin sepak bola di tangan mereka lebih baik," kata Yunus Nusi dalam konferensi pers usai KLB, Kamis (16/2/2023).
Yunus Nusi menyebut dirinya tidak pantas menerima jabatan itu. Menurutnya, yang pantas adalah Menpora Amali karena track record-nya di dunia olahraga. Menurutnya, keputusan ini dibuat demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik.
Lihat Juga :