alexametrics

Golovkin Gagal Berikan Coretan Tangan ke Wajah Canelo di Ronde Akhir

loading...
Golovkin Gagal Berikan Coretan Tangan ke Wajah Canelo di Ronde Akhir
Canelo tampak semringah setelah gelar Golovkin berpindah ke pinggangnya usai menang angka di Las Vegas, Minggu (16/9/2018). Menariknya, Golovkin tampak kepayahan selama menghadapai petinju asal Meksiko
A+ A-
LAS VEGAS - Pelatih Abel Sanchez tampaknya masih belum menerima kekalahan yang menimpa Gennady Golovkin saat Saul 'Canelo' Alvarez melucuti gelar IBO/WBA Super/WBC pada pertarungan ulangan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (16/9/2018).

Sanchez sebenarnya sempat berbisik kepada Golovkin saat ronde 10 untuk tampil agresif di dua ronde akhir (11-12). Namun, Golovkin yang tak biasa menyelesaikan pertarungan hingga ronde akhir menyerah setelah ketiga hakim memberikan skor 115-113, 115-113, dan 114-114 untuk Canelo.

Tak hanya kehilangan gelar yang sudah menempel dipinggangnya sejak lama. Wajah Golovkin pun menerima coretan tangan Canelo hingga lebab.

Dari statistik CompuBox, petinju Meksiko mampu mendikte pertarungan dan berhasil mendaratkan 143 dari 366 total pukulan bertenaga atau sekitar 39%. Sedangkan Golovkin melayangkan total 332 pukulan dan hanya 116 yang mendarat sempurna atau 35%.

Golovkin Gagal Berikan Coretan Tangan ke Wajah Canelo di Ronde Akhir


"Saya mengatakan kepada Golovkin di ronde 11 dan 12, saya membutuhkannya untuk memenangkan kedua putaran tersebut. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya membutuhkan kedua putaran itu, dan saya pikir dia melepas putaran terakhir. Tapi itu tidak cukup untuk menang dengan meyakinkan," sesal Sanchez dikutip dari Boxingnews24, Senin (17/9/2018).

Sekadar informasi, Golovkin tidak harus menunggu hingga putaran 11 dan 12 jika ingin memenangkan pertarungan. Seharusnya dia lebih tampil agresif di ronde sebelumnya untuk tidak membiarkan Canelo terus menghujani wajahnya dengan pukulan.

Sanchez menyadari kelemahannya dan dia juga mengatakan sesuatu yang positif tentang penampilan Canelo. Dia berkata jika lawan bermain 100%.

"Ini adalah Canelo yang kami lihat di 40 pertarungan sebelumnya kecuali pertarungan satu babak Golovkin. Canelo bertempur dalam gaya Meksiko dan menang dalam gaya Meksiko. Jika Anda berpikir Canelo adalah seorang superstar, ia berjuang untuk pertarungan satu putaran. Di babak terakhir, jika seorang hakim memilikinya untuk Golovkin, maka dia menang. Dua hakim memilikinya," pungkas Sanchez.
(sha)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak