alexametrics

Deontay Wilder Menghindar, Dilian Whyte Mau Hancurkan Oscar Rivas

loading...
Deontay Wilder Menghindar, Dilian Whyte Mau Hancurkan Oscar Rivas
Deontay Wilder Menghindar, Dilian Whyte Mau Hancurkan Oscar Rivas/Sky Sports
A+ A-
LONDON - Duel Dillian Whyte dengan Oscar Rivas pada 20 Juli mendatang sangat memungkinkan menjadi jalan melawan juara dunia Tinju Kelas Berat WBC Deontay Wilder. Siapapun pemenang pertarungan tersebut akan mendapat status mandatory fight melawan Wilder.

Keyakinan itu diungkapkan promotor tinju Eddie Hearn mengenai status duel Whyte dan Rivas di The O2. Whyte saat ini menempati rangking pertama di Kelas Berat WBC.’’Kita menuju ke sana (mandatory fight), itu sangat penting untuk dituntaskan pekan ini,’’kata Hearn kepada Skysports.

’’Kami tahu pertarungan perebutan gelar WBC masih sementara dan ada peluang mandatory, hanya kapan, kapan mandatory itu terjadi?,’’tanya Hearn.



Whyte sendiri sangat lama menempati rangking pertama penantang di Kelas Berat WBC. Sedangkan Wilder selalu menghindar bertemu Whyte. Dia malah sudah merencanakan rematch dengan Tyson Fury tahun depan.

’’Kami akan berjuang untuk Dillian Whyte. Pekan ini, akan menjadi hari ke-600 baginya menjadi penantang nomor 1 di WBC, luar biasa, dia layak mendapat keadilan,’’paparnya.

Hearn sendiri melakukan segala cara agar Whyte mendapat kesempatan pertama melawan Wilder. Namun, yang terjadi, Wilder malah bertarung dengan petinju lain. "Kami berusaha membuat itu terjadi. Apa pun yang bisa kita lakukan sesuai dengan cara perolehan poin yang fair agar semua bisa melanjutkan hidupnya,’’lanjutnya.

Kendati mendapat kabar baik, Whyte merasa peluang menghadapi Wilder yang dikenal Raja KO masih jauh dari jangkauannya. Dia memilih fokus pertarungan melawan Rivas. ’’Saya tidak terlalu memikirkan itu, yang saya pikirkan hanya Oscar Rivas,’’ujar Whyte. ’’Saya hanya fokus menghancurkan Oscar Rivas pada 20 Juli.’’
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak