Pendapatan Klub Eropa Anjlok Mengkhawatirkan
Rabu, 09 September 2020 - 06:05 WIB
loading...
Ketua Asosiasi Klub Eropa (ECA) Andrea Agnelli menyebut ada penurunan pendapatan klub Eropa/Foto/ECAEurope.com
A
A
A
NYON - Pendapatan klub-klub Eropa diprediksi merosot dalam dua tahun ke depan karena pandemi virus corona . Ketua Asosiasi Klub Eropa (ECA) Andrea Agnelli menyebutkan penurunan hingga mencapai taraf mengkhawatirkan mencapai 4 miliar euro atau sekitar Rp70 triliun.
Agnelli yang juga menjabat Presiden Juventus berbicara di Sidang Umum ke-24 di Nyon, Swiss, Selasa (8/9/2020), dan menyorot krisis ekonomi serius di sepak bola Eropa karena pandemi Covid-19 saat ini. (Baca juga: Alfred Riedl Meninggal Dunia, Netizen: Selamat Jalan, Pada Masamu Timnas Bersinar ).
“Estimasi mencatat, jatuhnya pendapatan 4 miliar euro selama dua tahun ke depan,” kata Agnelli dilansir Calcio e Finanza. “Menurut FIFA, 90 persen dari kerugian ini terkait dengan klub, karena beberapa faktor."
“Kami semua bermain di stadion kosong, itu bukan yang ingin kami lihat dan bukan hanya karena suasananya, tetapi karena sumber pendapatan penting telah ditutup sepenuhnya." (Baca juga: Agen Higuain Tiba di Italia Bahas Pemutusan Kontrak dengan Juventus ).
Agnelli juga mengatakan bahwa Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) telah memberi stasiun televisi potongan harga sebesar 575 juta euro untuk kompetisi klub internasional, dimana semua uang tidak akan didistribusikan kepada klub-klub.
"Ini akan menjadi erosi (pendapatan) yang dramatis bagi kami yang berpotensi menjadi krisis uang tunai bagi kebanyakan klub," ujar Agnelli.
“Kami telah melihat kesepakatan penting untuk diskon stasiun tv utama, baik secara nasional maupun internasional." (Baca juga: Meski Sadar Dilirik Barcelona, Depay Belum Yakin Apakah Harus Pindah ).
Agnelli yang juga menjabat Presiden Juventus berbicara di Sidang Umum ke-24 di Nyon, Swiss, Selasa (8/9/2020), dan menyorot krisis ekonomi serius di sepak bola Eropa karena pandemi Covid-19 saat ini. (Baca juga: Alfred Riedl Meninggal Dunia, Netizen: Selamat Jalan, Pada Masamu Timnas Bersinar ).
“Estimasi mencatat, jatuhnya pendapatan 4 miliar euro selama dua tahun ke depan,” kata Agnelli dilansir Calcio e Finanza. “Menurut FIFA, 90 persen dari kerugian ini terkait dengan klub, karena beberapa faktor."
“Kami semua bermain di stadion kosong, itu bukan yang ingin kami lihat dan bukan hanya karena suasananya, tetapi karena sumber pendapatan penting telah ditutup sepenuhnya." (Baca juga: Agen Higuain Tiba di Italia Bahas Pemutusan Kontrak dengan Juventus ).
Agnelli juga mengatakan bahwa Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) telah memberi stasiun televisi potongan harga sebesar 575 juta euro untuk kompetisi klub internasional, dimana semua uang tidak akan didistribusikan kepada klub-klub.
"Ini akan menjadi erosi (pendapatan) yang dramatis bagi kami yang berpotensi menjadi krisis uang tunai bagi kebanyakan klub," ujar Agnelli.
“Kami telah melihat kesepakatan penting untuk diskon stasiun tv utama, baik secara nasional maupun internasional." (Baca juga: Meski Sadar Dilirik Barcelona, Depay Belum Yakin Apakah Harus Pindah ).
Lihat Juga :