Karantina Ketat Australia Terbuka 2021 Dinilai Tidak Adil

Jum'at, 22 Januari 2021 - 21:17 WIB
loading...
Karantina Ketat Australia...
Dominic Thiem
A A A
MELBOURNE - Karantina total yang diterapkan jelang Australia Terbuka 2021 dinilai merugikan banyak petenis. Alasannya, mereka tidak memiliki kesempatan untuk melakukan persiapan lantaran mendapat larangan berlatih.

Sebanyak 72 petenis kini dalam pengawasan ketat otoritas Negara Bagian Victoria setelah tiga penerbangan sewaan panitia Australia Terbuka terpapar Covid-19 . Akibatnya, mereka harus menjalani karantina total selama 14 hari.

Baca juga : Keluhkan Karantina, Petenis Cantik Ini Malah Positif Covid-19

Namun, kebijakan tersebut menimbulkan perdebatan dan dinilai tidak adil dengan petenis yang berada di penerbangan lain. Alasannya, mereka tidak mendapatkan kesempatan berlatih selama lima jam perhari seperti kesepakatan sebelumnya.

Salah satu petenis yang menilai hal tersebut tidak adil adalah Dominic Thiem. Dia menyayangkan petenis lain tidak mendapatkan hak untuk menjalani latihan karena menjalani karantina ketat. Dia menyatakan bahwa petenis yang menjalani karantina ketat telah diperlakukan dengan buruk.

Baca juga : Djokovic Minta Kelonggaran Saat Karantina Jelang Australia Open

“Suatu kehormatan bisa berada di sini di Adelaide. Tapi itu bukan keuntungan yang besar. Kami mendapatkan jumlah waktu latihan yang sama dengan orang-orang di Melbourne. Hanya saja hanya berada di tempat. Dibandingkan dengan petenis yang tidak menjalani karantina keras di Melbourne, kami memiliki kondisi yang sangat mirip,” kata Thiem dilansir tennishead.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mansion Sports Entertainment...
Mansion Sports Entertainment Group Perluas Pengaruh di Dunia Sportainment
10 Pemain Vietnam Positif...
10 Pemain Vietnam Positif Covid-19, Peluang Indonesia Sabet Emas!
Kebangkitan Jamal James...
Kebangkitan Jamal James sang Raja WBA usai 3 Kali Terserang Covid-19
Kasus Covid-19 Kian...
Kasus Covid-19 Kian Melonjak, GP China 2023 Batal Digelar
BWF World Tour Finals...
BWF World Tour Finals 2022 Batal Digelar di China, Thailand Tuan Rumah?
Qatar Tuan Rumah Piala...
Qatar Tuan Rumah Piala Asia U-23 2024, AFC Hapus Prokes Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Special Bola
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Jadwal Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Jadi Laga Pembuka!
Timnas Indonesia Satu-satunya...
Bola Dunia
Timnas Indonesia Satu-satunya Negara Top Asia Tenggara yang Ranking FIFA-nya Melesat pada Juni 2026?
John Herdman Kecewa...
Bola Dunia
John Herdman Kecewa Timnas Indonesia Gagal Menang Besar Lawan Mozambik
Rekomendasi
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Berita Terkini
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
WasitResmi Piala Dunia...
WasitResmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Infografis
Singkirkan Fernandez,...
Singkirkan Fernandez, Emma Raducanu Juara AS Terbuka 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved