Formula One Belum Mulai, Ferrari Sudah Angkat Bendera Putih
Senin, 01 Februari 2021 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
“Mari kita tunggu dan lihat. Itulah yang hebat tentang F1. Ada ketidakpastian dan kami bekerja sangat keras untuk melakukan yang terbaik, mari kita lihat apa yang akan menjadi level kompetitif di bulan Maret nanti,” ucap Binotto.
Pada musim depan, Charles Leclerc akan berpasangan dengan mantan pembalap McLaren Carlos Sainz Jr yang membuat terobosan besar membawa tim Inggris ke posisi ketiga klasemen konstruktor tahun lalu. Namun, Binotto ternyata tidak menjanjikan timnya bisa bersaing merebut kemenangan dengan para rivalnya. Tapi, dia yakin pembalap teranyarnya itu setidaknya bisa naik podium.
Baca juga : Terjungkal di Final, Ahsan/Hendra Mengakui Lawan Tampil Lebih Bagus
“Mudah-mudahan kita bisa melihat dia Sainz (Jr) naik podium, saya sangat berharap itu. Saya pikir itu tidak tergantung padanya, tapi pasti pada mobilnya. Jika mobilnya cukup bagus, saya pikir dia mampu melakukan balapan yang kuat dan akan naik podium,” lanjutnya.
“Saya pikir dia adalah pembalap yang sangat muda. Line-up termuda sejak 1968. Biasanya, kami melakukan pilihan seperti itu tidak hanya selama dua tahun. Itu karena Anda mencoba menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan dan melihat jangka panjang juga,” ungkap pria asal italia tersebut.
Pada musim depan, Charles Leclerc akan berpasangan dengan mantan pembalap McLaren Carlos Sainz Jr yang membuat terobosan besar membawa tim Inggris ke posisi ketiga klasemen konstruktor tahun lalu. Namun, Binotto ternyata tidak menjanjikan timnya bisa bersaing merebut kemenangan dengan para rivalnya. Tapi, dia yakin pembalap teranyarnya itu setidaknya bisa naik podium.
Baca juga : Terjungkal di Final, Ahsan/Hendra Mengakui Lawan Tampil Lebih Bagus
“Mudah-mudahan kita bisa melihat dia Sainz (Jr) naik podium, saya sangat berharap itu. Saya pikir itu tidak tergantung padanya, tapi pasti pada mobilnya. Jika mobilnya cukup bagus, saya pikir dia mampu melakukan balapan yang kuat dan akan naik podium,” lanjutnya.
“Saya pikir dia adalah pembalap yang sangat muda. Line-up termuda sejak 1968. Biasanya, kami melakukan pilihan seperti itu tidak hanya selama dua tahun. Itu karena Anda mencoba menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan dan melihat jangka panjang juga,” ungkap pria asal italia tersebut.
(abr)
Lihat Juga :