Eko Roni Saputra Siap Bungkam Jagoan Kamboja di ONE Championship

Senin, 07 Maret 2022 - 23:01 WIB
loading...
Eko Roni Saputra Siap...
Eko Roni Saputra siap kembali beraksi di ONE Championship. Petarung berjuluk Dynamite ini dijadwalkan bertemu Chan Rothana (Kamboja), yang merupakan musuh bebuyutan para petarung Indonesia / Foto: ONE Championship
A A A
JAKARTA - Eko Roni Saputra siap kembali beraksi di ONE Championship. Petarung berjuluk “Dynamite” ini dijadwalkan bertemu Chan Rothana (Kamboja), yang merupakan musuh bebuyutan para petarung Indonesia.

Kedua petarung MMA ini akan berlaga dalam duel klasik striker versus grappler di ONE: Light Out di Singapore Indoor Stadium, Jumat (11/3/2022). Laga ini telah banyak dinantikan karena sarat akan cerita dibaliknya. Eko ingin meneruskan catatan kemenangan beruntun demi menembus peringkat lima besar di divisi flyweight. Sementara Rothana ingin melengkapi catatan hat-trick kemenangan atas Indonesia.

“Sejak lama, salah satu lawan yang saya antisipasi adalah Chan Rothana. Tapi bukan berarti saya ingin membalas kekalahan orang Indonesia, saya bermain untuk diri saya sendiri dan ini tantangan bagi saya ke depannya. Kalau saya bisa memenangkan pertandingan ini, saya bisa naik level,” ungkap Eko.

BACA JUGA: Proliga 2022 Tetap Digelar Tanpa Penonton hingga Akhir Kompetisi

Namun, Eko tentu harus waspada dengan Chan Rothana. Sebab, dia melihat lawannya ini sangat kuat karena memiliki striking yang cukup baik. Jadi ini menjadi tantangan dan ujian besar bagi EKo yang akan berusaha bermain yang lebih baik dibandingkan pertarungan-pertarungan sebelumnya.

Eko terakhir tampil di ONE Championship dalam ajang ONE: BATTLEGROUND II pada Agustus tahun lalu. Saat itu, dia sukses membenamkan Liu Peng Shuai dari China hanya dalam 10 detik. Kemenangan knockout tersebut sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemilik KO tercepat di divisi flyweight.

Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai kandidat pertama dari Indonesia yang layak jadi penantang juara dunia di masa depan. Namun, Eko harus terlebih dahulu masuk peringkat lima besar dan untuk meraih posisi itu, dia perlu mengalahkan beberapa petarung top lain seperti Rothana.

BACA JUGA: MotoGP Mandalika 2022, Menparekraf: Tak Diperlukan Lagi Tes PCR dan Antigen

Sang lawan merupakan juara Kun Khmer, seni bela diri tradisional dari Kamboja dengan catatan lebih dari seratus kemenangan. Meski laga terakhirnya di ONE berakhir dengan kekalahan, dia dikenal sebagai kryptonite bagi atlet Indonesia.

Petarung 36 tahun tersebut telah mencatatkan kemenangan atas Rudy Agustian dan Abro Fernandes, dua mantan juara MMA nasional. Terlebih, dua pencapaian tersebut selalu diraih lewat Technical Knockout (TKO) pada ronde kedua.

Meski tak ingin menganggap laga nanti sebagai misi balas dendam, Eko mengerti betul pentingnya kemenangan. Apalagi, saat ini dia tengah mencatatkan lima kemenangan beruntun yang semuanya diraih pada ronde pertama. Eko tentu tak ingin kehilangan momentum dan bertekad menjadikan Rothana sebagai korban ledakan berikutnya.

“Tentunya saya harus menang, tapi ‘kan tidak semudah itu. Dalam game kita tidak tahu hasilnya. Pasti ada kalah dan menang, tentunya saya ingin memenangkan pertandingan karena kalau kalah saya akan turun dan harus mengejar lagi. Saya akan bermain di striking dan di ground karena kombinasi ini saya lihat cukup bagus, dan saya akan coba bermain dengan pressure (menekan),” lanjutnya.



Jika sang lawan memiliki pukulan serta tendangan mengerikan, maka kelebihan Eko terletak pada keahliannya dalam ground fighting. Sebagai mantan peraih medali SEA Games dan PON dalam gulat, Eko dinilai berbahaya saat laga berada di area bawah. Apalagi, Chan Rothana memiliki Striking yang cukup bagus.

“Saya sudah persiapkan semuanya. Kelemahan dia (Chan Rothana) di ground. Saya akan coba bermain lebih tenang dan [menerapkan] pressure. Saya tidak mau terburu-buru takedown atau cari KO. Saya akan lihat momen, kalau [kemenangan] terjadi lebih cepat lebih baik,” ungkap Eko.

Kemenangan atas rival kuat seperti Rothana bisa semakin mengatrol posisi Eko di divisi flyweight ONE. Apalagi jika berhasil menang lewat meyakinkan, ia berpeluang mendapat bonus 50 ribu dolar AS (RP 720 juta) dari CEO dan chairman ONE Chatri Sityodtong. Namun, fokus utama Eko adalah memenangkan laga dan melanjutkan mimpi besarnya untuk menjadi Juara Dunia dari Indonesia.

"Itu bagus karena bonus adalah bentuk penghargaan atas perjuangan atlet yang sudah latihan keras dan mempersembahkan pertarungan yang bagus. Jadi bonus itu sebuah insentif. Pasti semua atlet mengharapkan itu. Tapi kita tidak boleh terlena akan bonus besar. Mencoba menampilkan permainan cantik malahan bisa jadi kalah,” pungkasnya.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
East x West Combat Sports...
East x West Combat Sports Festival Gelar Perebutan Sabuk Kick Boxing Putri
Atlet MMA Indonesia...
Atlet MMA Indonesia Dwi Ani Retno Wulan Rebut Emas Ekshibisi SEA Games 2025
Legenda UFC, Wanderlei...
Legenda UFC, Wanderlei Silva, di-KO Pria Bertuksedo hingga Terkapar
Paddy Pimblett Kritik...
Paddy Pimblett Kritik Pedas Perjalanan Ilia Topuria: Jalur Termudah Menuju Sabuk Juara!
Kontingen PB PERTACAMI...
Kontingen PB PERTACAMI Siap Harumkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia MMA 2025
Siapa Shuki Farage?...
Siapa Shuki Farage? Tentara IDF Israel yang Dibantai Paddy McCorry di Ajang MMA
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Special Bola
Persik Kediri Segera...
Liga Indonesia
Persik Kediri Segera Miliki Kandang Baru, Stadion Gelora Daha Jayati Ditarget Rampung 2027
Adhyaksa FC Resmi Pindah...
Liga Indonesia
Adhyaksa FC Resmi Pindah Homebase, Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Gandeng Apparel Baru,...
Liga Indonesia
Gandeng Apparel Baru, Jersey Anyar Persija Jakarta Dirilis 29 Agustus!
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved