MotoGP Austria 2022: Fabio Quartararo Cari Selamat di Chicane Anyar Sirkuit Red Bull Ring

Rabu, 17 Agustus 2022 - 10:31 WIB
loading...
MotoGP Austria 2022: Fabio Quartararo Cari Selamat di Chicane Anyar Sirkuit Red Bull Ring
Fabio Quartararo menilai penambahan chicane di Sirkuit Red Bull Ring, Austria akan membahayakan para pembalap/Foto/Twitter
A A A
SPIELBERG - Fabio Quartararo menilai penambahan chicane (rintangan sirkuit yang memiliki dua tikungan tajam di jarak yang sangat dekat) di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, akan membahayakan para pembalap. Rider Monster Energy Yamaha itu tak yakin bisa bersinar di MotoGP Austria 2022 .

Perubahan layout pada Sirkuit Red Bull Ring menuai pro dan kontra di kalangan pembalap. Namun tak sedikit yang menganggap bahwa perubahan layout tersebut akan berdampak positif.

Baca juga: Marc Marquez Ingin Hadiri MotoGP Austria 2022, Mau Balapan?

Sebut saja pembalap KTM, Miguel Oliveira dan pembalap Aprilia, Aleix Espargaro. Keduanya menyebut bahwa penambahan chicane akan memberikan keamanan lebih kepada pembalap.

Namun tidak dengan Quartararo. Sang pemuncak klasemen mengatakan bahwa mereka keliru soal perubahan layout di sirkuit tersebut.

Baca juga: Jauh Memimpin, Max Verstappen Dapat Kemudahan untuk Pertahankan Gelar F1 2022

El-Diablo -juluka Quartararo- kukuh menegaskan bahwa Sirkuit Red Bull Ring yang sekarang lebih membahayakan. Menurutnya, wajah sirkuit amat tidak sesuai dengan gaya balapan sebagian pembalap.

“Kita lihat saja bagaimana masalah keselamatan di chicane itu, karena memberikan kesan lebih berbahaya dari pada sebelum modifikasi,” kata Quartararo dilansir Motosan, Rabu (17/8/2022).

Quartararo kemudian membeberkan penyebab mengapa penambahan chicane sebelum tikungan tiga amat berbahaya. Dirinya menganggap bahwa hal itu amat berdampak pada gaya balapan yang sudah diterapkannya sejak seri-seri sebelumya.

Oleh sebab itu, Quartararo mengatakan bahwa dirinya tidak menjamin bisa mengeluarkan performa terbaiknya di Austria. Sebab pembalap asal Prancis itu lebih memilih untuk mengutamakan keselamatan.

“Modifikasi yang dilakukan pada trek tidak membantu saya, karena tikungan ketiga adalah titik dimana saya bisa mengerem sangat terlambat,” ujarnya.

“Itu akan menjadi titik dimana kami jauh lebih lambat dari sebelumnya, jadi saya tidak akan bisa terburu-buru seperti sebelumnya,” pungkasnya.

(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1720 seconds (11.210#12.26)