Panitia Olimpiade Tokyo 2020 Siapkan Masjid Bergerak untuk Muslim Dunia

Jum'at, 07 Februari 2020 - 02:04 WIB
Panitia Olimpiade Tokyo...
Panitia Olimpiade Tokyo 2020 Siapkan Masjid Bergerak untuk Muslim Dunia
A A A
TOKYO - Kaum Muslim dunia tak perlu khawatir ketika hadir di Olimpiade Tokyo 2020. Sulitnya mencari masjid untuk menunaikan ibadah salat sudah diantisipasi dengan masjid bergerak yang disediakan untuk ribuan atlet, ofisial, dan fans beragama islam yang datang ke Tokyo, Jepang. Masjid bergerak yang dilengkapi ruang salat lengkap seluas 48 meter persegi dibangun di atas truk.

Panitia Olimpiade Tokyo tidak membangun masjid di semua venue. Hanya beberapa tempat saja seperti Kampung Atlet yang disediakan tempat salat bagi umat islam. Sedangkan di hotel-hotel dan tempat-tempat umum di seluruh ibukota Jepang, ada kelangkaan ruang doa.

Panitia kemudian mencipatkan Masjid Bergerak, yang dibangun di bagian belakang truk yang dimodifikasi, yang dapat diperlebar dalam hitungan detik. Kendaraan besar tersebut di tandai dengan huruf berbahasa Arab, dilengkapi arah kiblat dan keran air luar untuk berwudhu sebelum salat.

Yasu Project, organisasi di belakang ide penyedia Masjid Bergerak itu, berencana mendirikan tempat salat tersebut di luar venue selama Olimpiade 2020 yang berlangsung mulai 24 Juli hingga 9 Agustus.

CEO organisasi tersebut, Yasuharu Inoue, berharap para atlet dan fans akan menggunakan truk yang sudah dimodifikasi tersebut untuk menunaikan ibadah salat.

“Saya ingin atlet untuk bersaing dengan motivasi terbaik mereka dan bagi para penonton bersorak dengan motivasi terbaik mereka juga. Itu sebabnya saya membuat ini,” kata Inoue, menunjuk ke truk putih yang diparkir di sebelah Menara Tokyo pada Rabu (5/2/2020).
Panitia Olimpiade Tokyo 2020 Siapkan Masjid Bergerak untuk Muslim Dunia

"Saya berharap ini membawa kesadaran bahwa ada banyak orang berbeda di dunia ini dan untuk mempromosikan Olimpiade dan Paralimpiade damai yang tidak diskriminatif."

Panitia Tokyo 2020 mengatakan pada Rabu bahwa mereka melihat berbagai jalan untuk menyediakan fasilitas yang sesuai untuk semua kelompok agama.

"Panitia sedang menyiapkan daftar pusat agama atau keyakinan yang dapat dihubungi masyarakat atau pendatang selama Pertandingan," Panitia Tokyo 2020 mengatakan kepada Reuters melalui email. “Di venue Olimpiade, ruang untuk berdoa untuk para atlet dan penonton (dari bebagai agama) sedang dipertimbangkan.”

Menurut penyelidikan Universitas Waseda, ada 105 masjid di Jepang pada akhir tahun 2018. Tetapi masjid-masjid itu tersebar di seluruh negeri dan banyak dari mereka dalam ukuran kecil dan di pinggiran Tokyo. Mungkin sulit bagi umat Islam yang wajib salat lima waktu dalam sehari menjangkau masjid-masjid tersebut.

Inoue mengatakan dia sudah berbicara dengan beberapa Komite Olimpiade negara peserta, termasuk yang terbaru dari Indonesia, untuk membantu atlet mereka dalam menunaikan ibadah salat.

Topan Rizki Utraden, seorang warga Indonesia yang telah tinggal di Jepang selama 12 tahun, datang ke Masjid Bergerak untuk pertama kalinya bersama putrinya.
Panitia Olimpiade Tokyo 2020 Siapkan Masjid Bergerak untuk Muslim Dunia

Dia mengatakan mungkin sulit untuk menemukan tempat yang tenang untuk berdoa di Jepang, khususnya di luar Tokyo.

"Sangat sulit untuk menemukan masjid di dekat tempat Anda," kata Utraden. “Jika Anda berada di kota, itu tidak ada masalah, tetapi jika Anda melakukan perjalanan ke luar Tokyo itu sulit."

"Kadang-kadang saya salat di taman tetapi terkadang orang Jepang menatap saya seolah mereka bertanya, 'apa yang kamu lakukan?'"
(sha)
Berita Terkait
Komite Olimpiade Jepang...
Komite Olimpiade Jepang Optimistis Soal Nasib Tokyo 2020
Klaim Panitia Olimpiade...
Klaim Panitia Olimpiade Tokyo 2020, Semua Venue Bebas Virus
Resmi Dimulai, Hitung...
Resmi Dimulai, Hitung Mundur Olimpiade Tokyo 2020
Presiden IOC Thomas...
Presiden IOC Thomas Bach Yakin Olimpiade Tokyo Berjalan Sukses
Danny Kerry Ingin Pensiun...
Danny Kerry Ingin Pensiun Setelah Olimpiade Tokyo 2020
Komite Olimpiade Brasil...
Komite Olimpiade Brasil Mulai Kirim Atlet Latihan ke Luar Negeri
Berita Terkini
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
31 menit yang lalu
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
1 jam yang lalu
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
4 jam yang lalu
Masih 0 Poin, Kenapa...
Masih 0 Poin, Kenapa Senegal dan Irak Belum Tersingkir dari Piala Dunia 2026?
5 jam yang lalu
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
5 jam yang lalu
Simak jadwal Timnas...
Simak jadwal Timnas Futsal U-17 Indonesia di VI Nation U-17 Futsal Tournament 2026
9 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved